BalikBandung – Kekalahan Persib atas Ratchaburi FC di leg pertama babak 16 besar ACL League Two meninggalkan rasa getir.
Bukan hanya bagi Persib, tetapi juga bagi ribuan Bobotoh yang menempuh perjalanan panjang demi memberi dukungan langsung ke stadion.
Di balik hasil yang tidak berpihak, pelatih Persib Bojan Hodak memilih berdiri paling depan untuk menanggung beban itu dan bertanggung jawab atas kekalahan telak 3-0 tersebut.
Hodak secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada Bobotoh yang hadir langsung di stadion. Ia menyadari bahwa dukungan tersebut bukan perkara mudah, melainkan hasil dari pengorbanan waktu, tenaga, dan biaya.
BACA JUGA: Kata Pelatih Persib Soal Debut Kurzawa dan Castel
“Saya meminta maaf karena ada banyak dari mereka yang datang ke sini. Tentu tidak mudah bagi mereka untuk bisa tiba di sini dengan berbagai cara dan tentu saja mereka selalu memberikan kami energi ekstra,” ujar Hodak.
Pelatih asal Kroasia ini menambahkan, di leg pertama ini, Persib belum bisa mengimbangi level bobotoh yang sudah jauh-jauh datang ke Thailand.
“Jadi kami meminta maaf karena mereka sudah rela melakukan perjalanan ke sini,” imbuhnya.
Melihat hasil akhir di markas Ratchaburi, Hodak menolak menutup cerita terlalu cepat. Persib masih punya peluang di leg kedua.
Bahkan menurutnya, hasil yang terjadi pada Rabu 11 Februari 2026 akan berbeda andai Persib mampu memaksimalkan banyak peluang yang terjadi.
“Tapi meski kalah, kami ingin menunjukkan performa yang lebih baik. Ini adalah sepak bola, dalam sepak bola semuanya mungkin terjadi. Jika ada satu gol di babak pertama, kami juga memiliki beberapa peluang dan ada satu yang mengenai tiang, maka itu akan berbeda,” ujarnya.
BACA JUGA: Semua Ditentukan di Bandung!
Kini, Persib bersiap kembali ke Bandung dengan luka yang belum sembuh, namun harapan yang belum padam.
“Saya rasa kami masih memiliki 90 menit dan saya yakin selalu ada kemungkinan di sepak bola,” pungkas Bojan Hodak.***









