BalikBandung – Ada kalanya sepak bola tidak sepenuhnya tunduk pada taktik dan strategi.
Di antara garis lapangan dan gemuruh tribun, selalu ada satu elemen yang sulit dijelaskan: keberuntungan.
Usai kekalahan 3-0 dari Ratchaburi FC, manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, berbicara tentang hal itu dengan nada jujur.
BACA JUGA: Dikawal Bobotoh, Sergio Castel Optimis Persib Lolos 8 Besar
“Ya namanya pertandingan, dimanapun juga, kalau lawan mah seimbang. Tapi kita tidak ada keberuntungan lah,” ujarnya.
Dalam pernyataan sederhananya, terselip pengakuan, terkadang pertandingan ditentukan oleh sentuhan tipis nasib, oleh momentum yang memilih berpihak atau justru menjauh.
Namun Umuh sendiri tidak menutup pintu harapan. Meski Ia sadar peluang di leg kedua terasa berat, tapi mencetak 4 gol ke gawang lawan bukan sesuatu hal yang mustahil.
“Kalau dipikir pasti berat, Insha Allah akan berusaha. Tidak menutup ya, nanti di Bandung bisa mendapat gol lebih dari tiga,” katanya.
Baginya, leg kedua bukan sekadar pertandingan ulang, melainkan panggung pembuktian.
Di Bandung, di depan para pendukungnya, para pemain Persib diminta bertanding dengan semangat tinggi.
“Harapannya di kandang harus lebih semangat, lebih tinggi, kita harus lebih hati-hati, jangan sampai kalah, jangan sampai draw, harus menang di atas 3-0,” tegasnya.
BACA JUGA: Jaga GBLA: Kolaborasi Persib Merawat Ruang Hidup
Umuh juga berharap ada faktor ‘X’ yang bisa membantu Persib keluar dari lubang jarum. Ratchaburi kecapean!
“Mudah-mudahan besok tanggal 18 mereka (Ratchaburi) mudah-mudahan kecapean, atau alasan apa lah, tidak menutup lah walaupun sangat berat menghadapinya,” ujarnya.***









