banner 1280x160

Insiden Bekasi Timur Bikin KA Parahyangan Terganggu, Daop 2 Bandung Minta Maaf

BalikBandung,– PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan duka cita mendalam sekaligus permohonan maaf kepada pelanggan menyusul insiden operasional yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta, Senin (27/4/2026) malam. Peristiwa tersebut berdampak pada sejumlah perjalanan kereta api, termasuk KA Parahyangan relasi Bandung–Gambir yang mengalami gangguan hingga pembatalan sebagian perjalanan.

Saat ini, KAI bersama seluruh unsur terkait tengah melakukan langkah-langkah penanganan guna memulihkan kondisi operasional perjalanan kereta api secepat mungkin dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.

Dari pantauan operasional di wilayah Daop 2 Bandung, terdapat beberapa perjalanan KA Parahyangan yang terdampak akibat kejadian tersebut. Pada Senin, 27 April 2026, perjalanan KA Parahyangan (139) relasi Bandung – Gambir, yang sempat tertahan di Stasiun Karawang akibat dari kejadian tersebut terpaksa dibatalkan sebagian untuk lintas Karawang-Gambir.

Begitu juga dengan KA Parahyangan (140) KA Parahyangan (140) relasi Gambir – Bandung yang berangkat Senin, 27 April 2026 pukul 23.05 WIB dari Stasiun Gambir juga mengalami pembatalan perjalanan sebagian lintas Gambir – Kerawang menyesuaikan perkembangan kondisi operasional di lapangan.

Selain itu, pada hari ini Selasa, 28 April 2026 perjalanan KA Parahyangan (137) relasi Bandung – Gambir dan KA Parahyangan (138) relasi Gambir – Bandung juga dibatalkan perjalanannya.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak atas gangguan perjalanan tersebut.

“KAI Daop 2 Bandung menyampaikan turut berduka cita atas insiden operasional yang terjadi di wilayah Bekasi Timur. Kami juga memohon maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terdampak termasuk juga pelanggan KA Parahyangan yang ikut mengalami gangguan perjalanan akibat kejadian ini. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan Daop 1 Jakarta untuk memastikan penanganan pelanggan berjalan optimal,” ujar Kuswardojo, Selasa (28/4/2026)

Kuswardojo menambahkan, pelanggan diharapkan tetap memantau perkembangan informasi resmi melalui kanal resmi KAI, Contact Center 121, aplikasi Access by KAI, serta petugas di stasiun.

“Kami mengimbau pelanggan untuk mengikuti arahan petugas di lapangan. KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik serta memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan sebagai prioritas utama,” pungkasnya