BalikBandung – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, tidak datang dengan tangan kosong saat menghadapi Bhayangkara FC. Ia sudah mengenal betul dua pemain kunci lawan, Henry Doumbia dan Moussa Sidibe. Keduanya bahkan sempat masuk dalam radar Hodak di masa lalu.
“Dengar, saya kenal Henry, saya sempat ingin merekrutnya saat di KL (Kuala Lumpur), tapi dia terlalu mahal,” kata Hodak. Ia mengingat momen itu terjadi sekitar lima sampai enam tahun lalu. “Itu sekitar 5-6 tahun yang lalu, jadi sudah lama sekali.”
Sementara itu, nama Sidibe juga bukan sosok asing bagi Persib. Hodak mengungkapkan, timnya sempat mencoba mendatangkan pemain tersebut sebelum musim dimulai. Namun rencana itu tidak berjalan mulus.
BACA JUGA: Beckham: Bhayangkara FC On Fire, Tapi….
“Sidibe juga sebenarnya kami inginkan dengan status pinjaman sebelum musim dimulai, tapi JDT (Johor Darul Ta’zim) tidak mau melepasnya sebagai pemain pinjaman,” ujarnya. Situasi berubah beberapa bulan kemudian. “Enam bulan kemudian mereka melepasnya, jadi saya tahu semua pemain ini.”
Pengetahuan itu membuat Hodak paham betul ancaman yang bisa datang dari Bhayangkara. Ia menilai Doumbia dan Sidibe bukan satu-satunya kekuatan, tetapi tetap menjadi perhatian utama.
“Mereka semua berbahaya, anda bisa melihat hasil yang mereka raih belakangan ini. Mereka semua bermain dengan baik,” ucapnya.
Selain kualitas individu, Hodak juga menyoroti cara Bhayangkara bermain. Ia melihat tim lawan sangat berbahaya saat melakukan transisi dari bertahan ke menyerang.
“Pelatih mereka berhasil menyusun tim yang bagus, bahkan saat anda kehilangan bola mereka benar-benar berbahaya dalam serangan balik, jadi kami harus mencoba menghentikan ini,” katanya.
BACA JUGA: Dipanggil Timnas, Klok Masih Fokus ke Persib
Meski begitu, Hodak tidak ingin timnya hanya fokus bertahan. Ia percaya Persib juga punya kekuatan yang bisa memberi tekanan balik.
“Tapi seperti yang saya katakan, kami juga punya beberapa pemain bagus, mereka juga perlu memikirkan kami. Ini akan menarik.”







