banner 1280x160

Libur Idul Adha 2026, Tiket Kereta Api dari Bandung Laris Manis!

BalikBandung ,– Libur panjang Hari Raya Idul Adha 2026 menjadi momentum lonjakan perjalanan masyarakat menggunakan kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat tingginya minat masyarakat bepergian dengan moda transportasi kereta selama periode libur nasional tersebut.

Selama masa angkutan libur Idul Adha yang berlangsung pada 26 Mei hingga 1 Juni 2026, KAI Daop 2 Bandung menyediakan lebih dari 102 ribu tempat duduk untuk melayani penumpang dari berbagai tujuan favorit.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengatakan, total kapasitas yang disiapkan mencapai 102.186 tempat duduk dengan pengoperasian 28 perjalanan kereta api setiap hari.

“Sebanyak 28 perjalanan kereta api dioperasikan selama masa libur panjang Hari Raya Idul Adha 2026, terdiri dari 26 perjalanan reguler dan 2 perjalanan KA tambahan relasi Bandung–Solo Balapan,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).

Tingginya animo masyarakat terlihat dari angka penjualan tiket yang terus meningkat. Hingga saat ini, sebanyak 61.664 tiket telah terjual atau sekitar 60,3 persen dari total kapasitas yang tersedia.
Bahkan untuk keberangkatan hari pertama masa libur panjang, okupansi penumpang sudah melampaui kapasitas tempat duduk harian. Tercatat sebanyak 14.907 tiket terjual, sementara kapasitas harian yang tersedia sebanyak 14.598 kursi.

Menurut Kuswardojo, okupansi yang menembus angka 102 persen tersebut terjadi karena adanya pola penumpang dinamis yang naik dan turun di sejumlah stasiun sepanjang perjalanan.

“Kondisi okupansi yang melebihi 100 persen dimungkinkan karena adanya pelanggan yang naik dan turun di berbagai stasiun antara,” jelasnya.

Lonjakan penumpang ini sekaligus menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian saat musim liburan panjang.

Selain dinilai nyaman dan tepat waktu, kereta api juga menjadi solusi menghindari kemacetan lalu lintas yang biasanya meningkat saat libur nasional.
KAI Daop 2 Bandung pun mengingatkan pelanggan agar datang lebih awal ke stasiun untuk menghindari keterlambatan akibat potensi kepadatan arus kendaraan menuju area stasiun.

“Kami mengimbau pelanggan memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun agar tidak tertinggal kereta api yang telah dipesan,” kata Kuswardojo.

Selain soal ketepatan waktu, pelanggan juga diminta membawa barang bawaan secukupnya demi menjaga kenyamanan selama perjalanan.

Tak hanya itu, masyarakat juga diingatkan untuk membeli tiket melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun mitra penjualan resmi guna menghindari modus penipuan tiket palsu.

Tingginya minat masyarakat selama periode libur panjang Idul Adha 2026, KAI Daop 2 Bandung memastikan seluruh layanan operasional disiapkan secara optimal agar perjalanan pelanggan tetap aman, nyaman, dan menyenangkan.