banner 1280x160
Persib  

Cultura PERSIB Resmi Digelar, Mengajak Publik Menjelajahi Perjalanan Lebih dari Sembilan Dekade PERSIB

Pembukaan pameran budaya "Cultura PERSIB" di Grey Art Gallery, Braga, Kota Bandung, Senin (8/6/2026). (BB/Gani Kurniawan)

BALIKBANDUNG.id – PERSIB bersama Grey Art Gallery resmi menghadirkan Cultura PERSIB, sebuah pameran budaya yang mengangkat perjalanan, identitas, dan warisan klub yang telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Bandung.

Cultura PERSIB menjadi ruang apresiasi terhadap perjalanan panjang PERSIB yang telah tumbuh bersama masyarakat selama lebih dari sembilan dekade. Pameran ini juga menjadi momentum untuk merefleksikan pencapaian bersejarah klub yang berhasil meraih gelar juara Liga 1 Indonesia selama tiga musim berturut-turut, yakni musim 2023/2024, 2024/2025, dan 2025/2026. Pencapaian tersebut menempatkan PERSIB sebagai klub pertama pada era Liga 1 yang berhasil menjuarai kompetisi kasta tertinggi nasional selama tiga musim beruntun atau three-peat.

Pembukaan pameran budaya “Cultura PERSIB” di Grey Art Gallery, Braga, Kota Bandung, Senin (8/6/2026). (BB/Gani Kurniawan)

Lebih dari sekadar catatan prestasi, keberhasilan tersebut mencerminkan konsistensi, kerja keras, serta dukungan luar biasa dari seluruh pihak yang menjadi bagian dari perjalanan klub. Karena itu, melalui pendekatan seni dan budaya, Cultura PERSIB mengajak publik melihat PERSIB dari perspektif yang lebih luas, tidak hanya sebagai klub sepak bola, tetapi juga sebagai ruang pertemuan berbagai cerita, nilai, kreativitas, dan memori kolektif yang terus hidup dari generasi ke generasi.

Sepanjang penyelenggaraan pameran, pengunjung dapat menikmati 95 karya dan objek yang merepresentasikan beragam perspektif mengenai sejarah PERSIB, kultur Bobotoh, identitas Kota Bandung, serta perjalanan klub dari masa ke masa. Beragam karya tersebut hadir dalam bentuk seni rupa, instalasi visual, mural, arsip sejarah, memorabilia, jersey bersejarah, hingga ruang-ruang tematik yang mengajak pengunjung menelusuri perjalanan PERSIB lintas generasi.

Pembukaan pameran budaya “Cultura PERSIB” di Grey Art Gallery, Braga, Kota Bandung, Senin (8/6/2026). (BB/Gani Kurniawan)

Selain menghadirkan pengalaman pameran, Cultura PERSIB juga akan diramaikan dengan berbagai program publik seperti diskusi, talkshow, gathering komunitas, dan aktivitas kreatif lainnya yang dirancang untuk memperkaya pengalaman pengunjung sekaligus membuka ruang dialog antara seni, sepak bola, dan komunitas.

Sebagai ruang kolaborasi budaya, Cultura PERSIB melibatkan puluhan seniman, kreator, dan kontributor dari berbagai latar belakang melalui skema Invitation Artist, Open Call Artist, dan Contribution Artist. Melalui pendekatan artistik yang beragam, para partisipan menghadirkan interpretasi mengenai perjalanan, nilai, serta identitas yang melekat pada PERSIB dan masyarakat pendukungnya.

Pembukaan pameran budaya “Cultura PERSIB” di Grey Art Gallery, Braga, Kota Bandung, Senin (8/6/2026). (BB/Gani Kurniawan)

Komisaris dan Manager Team PT PERSIB Bandung Bermartabat, H. Umuh Muchtar, mengatakan bahwa Cultura PERSIB merupakan bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang yang telah dilalui klub bersama seluruh pihak yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem PERSIB.

Menurutnya, pencapaian yang diraih PERSIB dalam beberapa musim terakhir bukan hanya milik klub, melainkan milik seluruh Bobotoh dan masyarakat yang selama ini tumbuh bersama PERSIB. Karena itu, Cultura PERSIB dihadirkan sebagai ruang untuk merayakan perjalanan tersebut secara bersama-sama.

Pembukaan pameran budaya “Cultura PERSIB” di Grey Art Gallery, Braga, Kota Bandung, Senin (8/6/2026). (BB/Gani Kurniawan)

Ia juga mengatakan bahwa melalui pameran ini, publik diajak melihat bahwa di balik setiap pertandingan dan trofi terdapat sejarah, nilai, kreativitas, serta ikatan emosional yang telah membentuk hubungan kuat antara PERSIB, Kota Bandung, dan masyarakatnya.

Umuh menambahkan bahwa PERSIB selalu memiliki tempat yang istimewa di hati masyarakat. Selama puluhan tahun, klub ini tidak hanya menghadirkan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi bagian dari identitas, kebanggaan, dan kehidupan sosial masyarakat Bandung dan Jawa Barat.

Pembukaan pameran budaya “Cultura PERSIB” di Grey Art Gallery, Braga, Kota Bandung, Senin (8/6/2026). (BB/Gani Kurniawan)

Menurutnya, momentum ini menjadi semakin bermakna karena berlangsung setelah musim yang bersejarah dan akan ditutup menjelang dimulainya Super League 2026/2027. Ia berharap Cultura PERSIB dapat menjadi jembatan antara pencapaian yang telah diraih dengan semangat baru untuk menghadapi perjalanan berikutnya.

Sementara itu, Owner Grey Art Gallery, Elia Yoesman, mengatakan bahwa Cultura PERSIB lahir dari keyakinan bahwa PERSIB merupakan salah satu fenomena budaya paling berpengaruh yang dimiliki Kota Bandung.

Pembukaan pameran budaya “Cultura PERSIB” di Grey Art Gallery, Braga, Kota Bandung, Senin (8/6/2026). (BB/Gani Kurniawan)

Menurut Elia, kehadiran PERSIB tidak hanya dirasakan di stadion, tetapi juga hidup dalam berbagai ruang sosial dan kreatif masyarakat. Melalui keterlibatan para seniman, kreator, dan kontributor dari berbagai latar belakang serta hadirnya 95 karya dan objek dalam pameran ini, pihaknya ingin memperlihatkan bagaimana PERSIB telah menjadi sumber inspirasi yang melampaui sepak bola dan berkembang menjadi bagian dari identitas budaya kota.

Ia berharap Cultura PERSIB dapat menjadi ruang pertemuan antara sejarah, seni, komunitas, dan berbagai generasi Bobotoh, sekaligus memperkenalkan wajah lain dari PERSIB kepada masyarakat yang lebih luas.

Pembukaan pameran budaya “Cultura PERSIB” di Grey Art Gallery, Braga, Kota Bandung, Senin (8/6/2026). (BB/Gani Kurniawan)

Elia juga mengaku merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan PERSIB dalam menghadirkan program ini. Terlebih, pameran tersebut hadir pada momentum yang sangat istimewa setelah klub mencatatkan pencapaian bersejarah yang akan selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan sepak bola Indonesia.

Pameran Cultura PERSIB akan berlangsung selama lebih dari tiga bulan untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada Bobotoh dan masyarakat umum menikmati berbagai karya, arsip, serta cerita yang menjadi bagian dari perjalanan klub. Selain menjadi ruang refleksi atas perjalanan dan pencapaian PERSIB, penyelenggaraan Cultura PERSIB juga diharapkan menjadi jembatan yang menghubungkan musim bersejarah 2025/2026 dengan dimulainya perjalanan baru klub pada Super League 2026/2027.

Pembukaan pameran budaya “Cultura PERSIB” di Grey Art Gallery, Braga, Kota Bandung, Senin (8/6/2026). (BB/Gani Kurniawan)

Bagi masyarakat yang ingin mengunjungi pameran, Cultura PERSIB diselenggarakan di Grey Art Gallery, Braga, Kota Bandung, mulai 9 Juni hingga 10 September 2026. Selama periode tersebut, pengunjung dapat menikmati seluruh rangkaian pameran dengan harga tiket Rp25.000 pada hari kerja (weekdays) dan Rp35.000 pada akhir pekan (weekends).

Lebih dari sekadar pameran, Cultura PERSIB merupakan ruang perjumpaan antara sejarah, kreativitas, dan kebersamaan. Pameran ini menunjukkan bahwa perjalanan sebuah klub tidak hanya dibangun oleh kemenangan di atas lapangan, tetapi juga oleh cerita, kenangan, serta keterikatan yang tumbuh bersama masyarakatnya.

Pembukaan pameran budaya “Cultura PERSIB” di Grey Art Gallery, Braga, Kota Bandung, Senin (8/6/2026). (BB/Gani Kurniawan)

Melalui Cultura PERSIB, PERSIB dan Grey Art Gallery berharap semakin banyak orang dapat mengenal, memahami, dan merasakan bagaimana sebuah klub sepak bola dapat berkembang menjadi bagian dari perjalanan sebuah kota. Karena itulah, selama lebih dari sembilan dekade, PERSIB terus hidup sebagai bagian dari identitas Bandung dan akan terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.***

Pembukaan pameran budaya “Cultura PERSIB” di Grey Art Gallery, Braga, Kota Bandung, Senin (8/6/2026). (BB/Gani Kurniawan)
Pembukaan pameran budaya “Cultura PERSIB” di Grey Art Gallery, Braga, Kota Bandung, Senin (8/6/2026). (BB/Gani Kurniawan)