Balikbandung – Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengungkapkan rasa bangga yang luar biasa setelah melihat salah satu penggawa asingnya, Frans Putros, beraksi di ajang Piala Dunia. Kehadiran Putros di turnamen sepak bola terakbar tersebut otomatis mendongkrak reputasi Persib di mata pencinta sepak bola internasional.
Pria yang akrab disapa Pak Haji ini menilai performa apik Putros di atas lapangan hijau kelas dunia sukses membuat banyak pihak tercengang. Nama Pangeran Biru kini mulai menjadi perbincangan hangat di kalangan pemandu bakat dan klub luar negeri.
“Ya itu kan nama Persib, ya, ada Putros. Waduh, itu kan luar biasa, ya. Semua orang tercengang pemain Persib ada di permainan kelas dunia. Nah itu. Hebatlah. Yang udah nama timnas itu udah sangat disegani, begitu,” ujar Umuh penuh antusias.
BACA JUGA LUR: Daftar Lengkap 9 Nama Yang Berpisah dengan Persib
Bagi Umuh, momentum ini menjadi bukti sahih bahwa Persib merupakan klub besar yang memiliki daya tarik global. Ia meyakini bahwa sorotan dunia terhadap Putros akan membuat klub-klub raksasa benua lain terkejut dengan kualitas kompetisi di Indonesia.
“Iya, kebanggaan untuk Persib dan punya nama Persib juga mencuat, ya. Nanti itu, ‘Oh, Putros itu, di mana klubnya?’ gitu kan. ‘Di Persib.’ Gitu. Kan luar biasa itu. Kalau menurut mereka kan klub-klub besar kaget, gitu kan, ada di klub Indonesia, di Persib. Padahal Persib klub yang paling besar dan yang paling tidak bisa disaingi sama orang lain, gitu. Klub-klub yang lain juga hormat kepada Persib, begitu,” lanjutnya.
Sayangnya, kegemilangan individu Putros di lini pertahanan tidak mampu menyelamatkan Tim Nasional Irak dari hasil minor. Skuad Singa Mesopotamia harus mengubur impian mereka untuk melangkah lebih jauh akibat rentetan hasil yang kurang maksimal sepanjang turnamen.
BACA JUGA LUR: Resmi Berpisah, Manajemen Persib Puji Adam Przybek
Irak Terhenti di Fase Grup
Perjalanan Tim Nasional Irak di putaran final Piala Dunia kali ini harus berakhir lebih cepat. Meskipun menunjukkan semangat juang yang tinggi di atas lapangan, skuad Singa Mesopotamia gagal melangkah ke babak gugur setelah melewati persaingan sengit di fase grup.
Pada laga perdana Irak dihajar Norwegia 1-4, dihajar Prancis 3-0, dan dipermalukan 5-0 oleh Senegal.







