banner 1280x160
Persib  

Dipasang Jadi Striker Murni! Peralta Bongkar Kunci Kemenangan Persib atas Viettel FC!

Selebrasi Mariano Peralta usai membobol gawnag The Cong Viettel FC melalui titik putih. (Gani Kurniawan/Balikbandung.id)

Balikbandung.id – Winger Persib Bandung, Mariano Peralta, membeberkan pengalamannya saat menduduki posisi sebagai penyerang tengah usai membawa Pangeran Biru menang tipis 1-0 atas wakil Vietnam, The Cong Viettel FC, pada lanjutan fase grup ACL Two di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu 14 Oktober 2026.

Peralta menjadi pahlawan kemenangan tim setelah menuntaskan eksekusi penalti pada menit ke-44. Hadiah penalti tersebut lahir usai bek lawan melanggar pergerakan eksplosif pemain asal Argentina ini di dalam kotak terlarang.

Pemain bernomor punggung 10 ini memuji daya juang seluruh rekan setimnya yang mampu mengeksekusi strategi pelatih dengan efektif di tengah gempuran jadwal pertandingan yang sangat padat.

BACA JUGA LUR: Mencekam! Bus Rombongan Persib EPA U-18 Diserang Oknum Suporter di Rest Area Batang

“Kami melakukan pekerjaan yang luar biasa hari ini dan semua yang direncanakan kemarin bisa berjalan secara efektif. Seperti yang tadi pelatih katakan sebelumnya kami menjalani pertandingan yang berat karena mereka berada di sini tiga hari yang lalu melawan Dewa (United) dan enam hari yang lalu di Bangkok,” ujar Peralta usai pertandingan.

Kemenangan laga kandang ini terasa kian krusial bagi Persib untuk mengokohkan posisi di puncak klasemen sementara Grup E.

“Tapi kami sangat senang dengan tiga poin ini di Liga Champions,” kata Peralta menambahkan.

Menanggapi keputusan tim pelatih yang menempatkannya sebagai juru gedor utama sejak awal laga, Peralta mengaku tidak canggung mengemban peran tersebut.

Ia mengingatkan bahwa peran sebagai striker pernah ia jalani dengan baik kala membela Borneo FC pada musim-musim sebelumnya.

BACA JUGA LUR: Samakan Persib dengan Manchester City, Igor Tolic Ungkap Penyebab ‘Hilangnya’ Ragnar

“Saya pikir seperti coach katakan setelah bermain melawan Korea (FC Seoul), dia sudah tahu saya di Borneo pernah bermain beberapa kali sebagai striker, saya bisa bermain di setiap posisi di lini serang. Jadi saya tersedia untuk pelatih di posisi apa pun,” tutur Peralta menegaskan versatilitasnya.

Laga berlangsung keras dan diwarnai dua kartu merah dari wasit pada babak kedua. Gelandang Viettel FC, Paulinho Curuá, mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-67, sebelum kapten Persib, Marc Klok, menyusul mandi lebih awal pada menit ke-74.***