BalikBandung – Kebijakan operator kompetisi Super League yang mengubah jadwal pertandingan Persib kontra Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda, dari 16 Februari 2026 ke 15 Maret 2026 diapresiasi oleh manajemen Maung Bandung.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada iLeague karena sudah mengabulkan permohonan Persib terkait penjadwalan ulang tersebut.
“Persib mengucapkan terima kasih atas respons positif dan komunikasi terbuka dari iLeague,” ujar Adhitia dalam rilisnya.
BACA JUGA: Andrew Jung Buka Suara Usai Ditarik Hodak di Babak Kedua
“Penyesuaian jadwal ini bukan hanya membantu Persib secara teknis, tetapi juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap perjuangan klub Indonesia di level Asia,”
Dalam suratnya, bernomor 093/LI-COR/I/2026, Direktur Utama iLeague, Ferry Paulus menegaskan bahwa sinergi antar pemangku kepentingan menjadi kunci untuk menjaga keseimbangan antara integritas kompetisi domestik dan prestasi klub di kancah internasional.
Adhitia pun hal ini sebagai sebuah fondasi penting dalam membangun ekosistem sepak bola nasional yang sehat dan berdaya saing.
“Kami memandang ini sebagai langkah bersama. Ketika klub, operator liga, dan seluruh stakeholder saling mendukung, maka yang diuntungkan bukan hanya satu klub, tetapi juga sepak bola Indonesia secara keseluruhan,” katanya.
“Persib berkomitmen untuk tetap menjaga integritas kompetisi domestik, sambil memberikan yang terbaik saat membawa nama Indonesia di panggung Asia,” lanjutnya.
iLeague juga sudah membuat skema lanjutan apabila Persib lolos ke babak 8 besar ACL Two.
Skema tersebut mencakup potensi pergeseran jadwal pertandingan menghadapi Persebaya Surabaya dan Persik Kediri pada periode Maret hingga April 2026.
BACA JUGA: Jadwal Borneo FC vs Persib Berubah, Hodak: Kalau Lolos Kami Dalam Masalah
Namun demikian, apabila langkah PERSIB harus terhenti di babak 16 Besar, maka jadwal pertandingan pekan ke-24 dan seterusnya akan kembali mengikuti rencana awal.
Keputusan ini menjadi cerminan semangat kebersamaan dalam mendorong prestasi klub Indonesia di level internasional, tanpa mengesampingkan kualitas dan kredibilitas kompetisi domestik.***







