banner 1280x160
Persib  

Alasan Persib Dorong Penggunaan Wasit Asing di Laga Krusial

Wasit asal Jepang, Yudai Yamamoto memimpin laga Persib vs Malut United di pekan 20 Super League. (Gani Kurniawan/BB)

BalikBandung – Manajer Persib, Umuh Muchtar, mengusulkan penggunaan wasit asing untuk memimpin laga-laga krusial Liga 1.

Usulan itu muncul sebagai respons atas kepemimpinan wasit Eko Saputro yang dinilai kontroversial saat Persebaya menghadapi Persib di Gelora Bung Tomo, Senin 2 Maret 2026.

Menurut Umuh, solusi paling realistis untuk menjaga netralitas pertandingan adalah menunjuk pengadil dari luar negeri. Terlebih, ada persangan yang cukup ketat di papan atas klasemen Super League.

“Kita sudah buat surat keberatan. Dengan wasit seperti ini di laga krusial, kita minta wasit asing,” ujar Umuh Muhctar usai laga Persebaya vs Persib, Senin 2 Maret 2026.

BACA JUGA: Bungkam Soal Laga, Pelatih Persib: Saya Hormati Media

Ia menilai Indonesia memiliki opsi tersebut. Beberapa wasit asing, termasuk dari Jepang, pernah bertugas di kompetisi domestik.

“Kita kan punya wasit asing seperti Jepang. Kenapa tidak menggunakan wasit asing? Kalau wasit asing yang memimpin, tentu bisa netral,” katanya.

Umuh berpendapat, wasit asing relatif sulit dipengaruhi. Ia menyebut, faktor tekanan maupun intervensi tidak mudah memengaruhi pengadil dari luar negeri.

“Wasit asing mau apapun juga netral. Walau ada intervensi, mereka tak bisa dipengaruhi,” tegasnya.

Ia juga menyoroti dampak citra sepak bola nasional. Menurutnya, kepemimpinan wasit yang dinilai buruk dapat memperburuk wajah kompetisi di mata publik.

“Kalau wasit lokal, bisa jadi terlihat bagaimana wajah sepak bola Indonesia. Citra bisa lebih buruk,” ucapnya.

BACA JUGA: Komentar Tajam Umuh Muchtar Soal Wasit Persebaya vs Persib

Lebih jauh, Umuh menilai wasit asing memiliki tanggung jawab moral yang lebih besar karena membawa nama negaranya. Apalagi, banyak orang yang menyaksikan kompetisi sepak bola Indonesia.

“Sekarang sudah banyak yang nonton liga Indonesia sampai orang luar. Kalau wasit asing tidak bagus, dia juga kena. Orang akan bilang, ‘kok wasit asing kualitasnya begini,’” katanya.***