banner 1280x160

AMD Perkuat Inovasi Ryzen AI, Dorong Produktivitas dan Kreativitas Pengguna

Pengunjung mencoba langsung perangkat laptop berbasis AMD Ryzen AI yang diperkenalkan dalam sesi demonstrasi teknologi dan pengalaman komputasi berbasis AI. (BB/Gani Kurniawan)

BALIKBANDUNG.id – Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai mengubah kebutuhan masyarakat terhadap perangkat komputer. Teknologi yang sebelumnya lebih banyak digunakan untuk pekerjaan khusus, kini semakin dekat dengan aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, belajar, membuat konten hingga menikmati hiburan.

Melihat perubahan tersebut, AMD terus memperkuat inovasi melalui keluarga prosesor AMD Ryzen™ AI Series dan Ryzen™ AI Max Series. Teknologi ini mengintegrasikan kemampuan Central Processing Unit (CPU), Graphics Processing Unit (GPU), serta Neural Processing Unit (NPU) untuk menghadirkan pengalaman komputasi berbasis AI.

BACA JUGA LUR: AMD Ryzen AI 400 Series Tawarkan Kemampuan Komputasi AI hingga 60 TOPS

Inovasi tersebut diperkenalkan dalam kegiatan media briefing AMD di Bandung, Rabu (4/11/2026). Kegiatan ini sekaligus memberikan gambaran mengenai perkembangan teknologi AI pada perangkat PC mobile dan manfaatnya bagi pengguna.

Armawati Cen dan Donnie Brahmandhika dari AMD Indonesia memaparkan inovasi teknologi Ryzen AI dalam kegiatan media briefing di Bandung, Rabu (4/11/2026). (BB/Gani Kurniawan)

Armawati Cen, Consumer Business Development Manager AMD Indonesia, mengatakan masa depan perangkat PC tidak hanya ditentukan oleh kehadiran teknologi AI, tetapi juga sejauh mana teknologi tersebut memberikan manfaat nyata dalam aktivitas sehari-hari.

“Menurut kami, masa depan PC bukan hanya tentang menghadirkan teknologi AI, tetapi bagaimana teknologi tersebut benar-benar memberikan manfaat dalam aktivitas sehari-hari. Pengguna membutuhkan perangkat yang tidak hanya cepat, tetapi juga mampu mendukung mereka bekerja lebih produktif, berkreasi, belajar, dan menikmati hiburan dengan lebih optimal,” ujar Armawati.

Ia menjelaskan, melalui AMD Ryzen AI, perusahaan menghadirkan kombinasi kekuatan CPU, GPU, dan NPU yang memungkinkan pengalaman komputasi serta AI semakin berkembang, baik melalui pemrosesan lokal di perangkat maupun cloud.

BACA JUGA LUR: AMD Perkenalkan Ryzen AI Max+ 392 dan 388, Bidik Kreator Konten hingga Gamer

“Kami percaya bahwa inovasi ini akan membuka lebih banyak kemungkinan bagi pengguna untuk memanfaatkan PC bukan sekadar sebagai perangkat kerja, tetapi sebagai bagian penting dari aktivitas dan kreativitas mereka sehari-hari,” tambahnya.

Sementara itu, Donnie Brahmandhika, Consumer Product Marketing Manager AMD Indonesia, menjelaskan bahwa pengembangan prosesor Ryzen AI diarahkan untuk menjawab kebutuhan pengguna yang semakin beragam.

Dari perspektif pengembangan produk, integrasi teknologi AI dalam prosesor menjadi salah satu upaya menghadirkan perangkat yang mampu mendukung berbagai kebutuhan, mulai dari produktivitas, pembuatan konten, kolaborasi video hingga hiburan dan gaming.

Menurut Donnie, kombinasi CPU, GPU, dan NPU menjadi bagian penting dalam menghadirkan pengalaman komputasi yang semakin adaptif terhadap perkembangan aplikasi berbasis kecerdasan buatan.

BACA JUGA LUR: Laptop Berbasis AMD Ryzen AI Hadir di Indonesia, Sejumlah Merek Siap Bersaing

Pengembangan teknologi tersebut juga memberikan pilihan bagi konsumen dalam menentukan perangkat sesuai kebutuhan, baik untuk pekerjaan profesional, aktivitas kreatif maupun penggunaan sehari-hari.

Salah satu kemampuan yang dikembangkan AMD adalah pemrosesan AI secara langsung di perangkat atau on-device AI. Teknologi ini memungkinkan sejumlah pekerjaan berbasis AI dilakukan tanpa harus selalu bergantung pada server cloud.

Dengan demikian, perangkat dapat memberikan pengalaman penggunaan yang lebih responsif sekaligus mendukung berbagai aktivitas komputasi.

Melalui pengembangan Ryzen AI, AMD berupaya memperluas pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan agar tidak hanya menjadi fitur tambahan, tetapi juga bagian dari pengalaman penggunaan PC masa kini.*