banner 1280x160

Apel Siaga Angkutan Lebaran Digelar di Stasiun Bandung, KAI Pastikan Mudik 2026 Aman dan Nyaman

BalikBandung ,– PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyatakan kesiapan penuh dalam melayani lonjakan penumpang pada masa Angkutan Lebaran 2026. Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Posko Angkutan Lebaran 2026 di halaman Stasiun Bandung pada Jumat, 13 Maret 2026.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Operasi PT KAI (Persero), Awan Hermawan Purwadinata, dan diikuti jajaran manajemen serta pekerja PT Kereta Api Indonesia (Persero), perwakilan kantor pusat, anak perusahaan KAI, petugas operasional, unsur TNI dan Polri, hingga petugas Posko Angkutan Lebaran 2026.

Menurut Awan, berbagai persiapan telah dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan seluruh layanan kereta api berjalan aman, andal, dan nyaman selama arus mudik maupun arus balik Lebaran tahun ini.

“Melalui Posko Angkutan Lebaran 2026 ini, KAI menyatakan kesiapan penuh untuk melayani para pelanggan yang akan merayakan Lebaran bersama keluarga. Seluruh insan KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan berlangsung selamat, nyaman, dan tepat waktu sehingga tercipta ‘Lebaran Nyaman Bersama’,” ujar Awan, Jumat (13/3/2026)

Pada periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Daop 2 Bandung menyediakan total kapasitas sebanyak 345.840 tempat duduk atau rata-rata 15.720 kursi per hari.

Kapasitas tersebut dilayani melalui 28 perjalanan kereta api setiap hari, yang terdiri dari 24 perjalanan kereta reguler serta 4 perjalanan kereta tambahan. Kereta tambahan tersebut meliputi dua KA Lodaya Tambahan, KA Tambahan Kiaracondong–Surabaya Gubeng, serta KA Kutojaya Selatan Tambahan.

Hingga 12 Maret 2026, penjualan tiket dari wilayah Daop 2 Bandung telah mencapai 233.872 tiket atau sekitar 67,6 persen dari total kapasitas yang disediakan.

Selain itu, program promo tiket dengan diskon 30 persen juga mendapat respons positif dari masyarakat. Tercatat sebanyak 54.462 tiket promo telah terjual.

Beberapa kereta api dengan tingkat penjualan tertinggi pada masa Angkutan Lebaran tahun ini antara lain KA Kahuripan, KA Tambahan Kiaracondong–Surabaya Gubeng, KA Cikuray, KA Kutojaya Selatan, KA Malabar, serta KA Harina. Tingginya minat masyarakat tersebut menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi favorit untuk perjalanan mudik maupun balik Lebaran 2026.

Dari sisi pelayanan stasiun, wilayah KAI Daop 2 Bandung memiliki 54 stasiun yang melayani perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran. Layanan pembatalan tiket juga tersedia di lima stasiun.

Untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan, KAI juga menghadirkan teknologi face recognition di Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong guna mempercepat proses boarding penumpang.

Dalam mendukung operasional perjalanan selama Lebaran, KAI Daop 2 Bandung menyiapkan sarana yang andal berupa 31 lokomotif, 241 kereta, serta 4 trainset KRDE. Seluruh sarana tersebut telah melalui pemeriksaan dan perawatan menyeluruh guna memastikan kesiapan operasional.

KAI juga menambah 154 petugas ekstra yang terdiri dari 58 petugas pemeriksa jalur, 57 penjaga perlintasan tambahan, serta 35 petugas penjagaan daerah pantauan khusus (Dapsus). Selain itu, sebanyak 14 petugas Customer Service Mobile disiagakan di sejumlah stasiun utama seperti Cimahi, Bandung, Kiaracondong, dan Tasikmalaya untuk membantu kebutuhan informasi pelanggan.

Dari sisi pengamanan, sebanyak 778 personel diterjunkan selama masa Angkutan Lebaran. Mereka terdiri dari 698 personel Polsuska dan petugas keamanan, 19 personel kewilayahan seperti Babinkamtibmas dan Babinsa, serta 61 personel pengamanan eksternal.

Sementara untuk pelayanan kesehatan, KAI Daop 2 Bandung menyiapkan 12 lokasi posko kesehatan yang dilengkapi dokter umum, paramedis, ambulans, serta fasilitas Automated External Defibrillator (AED).

Selain itu, KAI juga mengantisipasi potensi cuaca ekstrem dengan memantau 55 titik daerah pantauan khusus, meliputi lokasi rawan longsor, banjir, tanah labil atau amblesan, hingga titik jembatan rawan.

Sebagai bagian dari peningkatan keselamatan dan kualitas layanan, KAI Daop 2 Bandung bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dan Balai Teknik Perkeretaapian Bandung telah melakukan ramp check terhadap sarana dan prasarana serta pemeriksaan Standar Pelayanan Minimum (SPM) di kereta maupun stasiun.

Melalui berbagai persiapan tersebut, KAI Daop 2 Bandung memastikan layanan transportasi kereta api selama Lebaran 2026 dapat berjalan aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat yang akan pulang kampung.

KAI juga mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan sejak dini, datang lebih awal ke stasiun, serta mematuhi seluruh ketentuan perjalanan demi kelancaran mudik bersama.