BalikBandung ,– PT PLN (Persero) mengimbau pelanggan untuk membayar tagihan listrik di awal bulan guna menjaga kenyamanan beribadah selama Ramadan dan menjelang Idulfitri. Pembayaran tepat waktu tidak hanya menghindarkan pelanggan dari denda keterlambatan, tetapi juga memastikan pasokan listrik tetap aman dan andal selama aktivitas Ramadan yang cenderung meningkat.
Tagihan listrik pascabayar terbit setiap awal bulan sebagai akumulasi pemakaian listrik periode sebelumnya, dengan batas waktu pembayaran tanggal 1 hingga 20 setiap bulan. Apabila melewati tanggal tersebut, pelanggan akan dikenakan biaya keterlambatan dan berpotensi mengalami pemutusan sementara sesuai ketentuan yang berlaku.
Selama Ramadan, kebutuhan listrik rumah tangga maupun usaha biasanya meningkat, mulai dari persiapan sahur, berbuka puasa, hingga pelaksanaan ibadah di malam hari. Dengan membayar tagihan sejak awal bulan, pelanggan dapat lebih tenang karena kewajiban telah dipenuhi dan terhindar dari risiko pemutusan sementara.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyampaikan bahwa pembayaran tepat waktu merupakan bagian dari pengelolaan energi dan keuangan yang bijak.
“Membayar listrik di awal bulan adalah langkah sederhana namun penting. Selain menghindari denda dan risiko pemutusan, pelanggan juga dapat lebih fokus menjalankan ibadah Ramadan tanpa kekhawatiran terkait kewajiban pembayaran listrik,” ujar Sugeng, Rabu (4/3/2026)
Ia menambahkan, pembayaran lebih awal juga membantu pelanggan mengatur anggaran rumah tangga dengan lebih tertib, terutama menjelang kebutuhan tambahan di bulan Ramadan dan Idulfitri.
Salah satu pelanggan, Tuti, warga Bandung, mengaku merasakan manfaat membayar tagihan listrik lebih awal.
“Di bulan Ramadan ini aktivitas dan kebutuhan meningkat. Dengan membayar kewajiban di awal bulan, anggaran rumah tangga lebih teratur dan ibadah jadi lebih nyaman,” ujarnya.
Untuk memudahkan pelanggan, PLN menyediakan berbagai kanal pembayaran, salah satunya melalui aplikasi resmi PLN Mobile. Aplikasi ini memungkinkan pelanggan melakukan pembayaran secara praktis tanpa harus datang ke loket atau mengantre. Keunggulan Pembayaran Melalui PLN Mobile Ankara lain:
– Praktis: Transaksi dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja tanpa perlu keluar rumah atau mengantre.
• Riwayat transaksi tercatat: Seluruh bukti pembayaran tersimpan otomatis dan dapat diakses kapan pun.
• Notifikasi tepat waktu: Pelanggan menerima pengingat sebelum jatuh tempo tanggal 20, sehingga terhindar dari sanksi denda atau pemutusan.
• Keamanan terjamin: Transaksi terenkripsi dan resmi dari PLN.
• Program promo: Pada momen tertentu transaksi berkesempatan mengikuti program promo dari PLN seperti Ramadan Terang lebaran Tenang.
• Fitur lengkap: Selain bayar tagihan dan beli token, tersedia layanan pengaduan, catat meter mandiri (SwaCAM), hingga fitur Charge.In untuk kendaraan listrik.
Adapun langkah pembayaran tagihan pascabayar melalui PLN Mobile sebagai berikut:
1. Buka dan login ke aplikasi PLN Mobile.
2. Pilih menu “Token & Pembayaran” atau notifikasi tagihan yang tersedia.
3. Masukkan ID Pelanggan.
4. Pilih tagihan yang terbit, lalu ketuk “Pilih Tagihan”.
5. Periksa detail tagihan dan klik “Lanjutkan Pembayaran”.
6. Pilih metode pembayaran, seperti Virtual Account bank, dompet digital (OVO, LinkAja, DANA), atau kartu kredit.
7. Klik “Bayar” dan selesaikan transaksi sebelum batas waktu habis.
8. Setelah berhasil, pelanggan dapat melihat riwayat pada menu “Lihat Transaksi Saya” dan akan menerima notifikasi keberhasilan pembayaran.
Biaya administrasi setiap layanan pembayaran berbeda, mulai dari Rp0 hingga Rp3.000, sesuai metode yang dipilih pelanggan.
Sugeng menegaskan bahwa PLN berkomitmen menghadirkan layanan yang semakin mudah dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Dengan PLN Mobile, pelanggan dapat membayar tagihan lebih cepat dan aman. Kami berharap masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan lebih tenang, nyaman, dan fokus beribadah,” pungkasnya








