banner 1280x160

BCA Kucurkan Kredit Rp500 Miliar ke SGMW Multifinance

BCA Kucurkan Kredit Rp500 Miliar ke SGMW Multifinance

BalikBandung,- Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali mempertegas dukungannya terhadap industri pembiayaan otomotif nasional dengan mengucurkan fasilitas pinjaman kredit jangka panjang senilai Rp500 miliar kepada PT SGMW Multifinance Indonesia.

Suntikan dana jumbo tersebut akan memperkuat kapasitas pembiayaan SGMW Multifinance, terutama untuk mendukung penjualan kendaraan Wuling dan Morris Garage (MG), termasuk memperluas akses pembiayaan kendaraan listrik yang permintaannya terus meningkat di Indonesia.

Direktur Utama PT SGMW Multifinance Indonesia, Xue Zhigang, bersama Vice President Group Corporate Banking, Transaction, and Finance BCA, Francisca, menandatangani perjanjian fasilitas pembiayaan tersebut.

Kerja sama ini melanjutkan hubungan strategis yang telah terjalin sejak 2019. Kepercayaan BCA yang terus mengalir menunjukkan keyakinan terhadap kinerja dan prospek pertumbuhan SGMW Multifinance di tengah persaingan industri pembiayaan yang semakin ketat.

“Kerja sama yang telah terjalin sejak tahun 2019 ini mencerminkan kepercayaan dan dukungan berkelanjutan dari BCA terhadap kinerja serta strategi pertumbuhan PT SGMW Multifinance Indonesia,” ujar Xue Zhigang, Jumat (12/6/2026)

Xue menjelaskan, tambahan fasilitas kredit sebesar Rp500 miliar tersebut akan memperkuat struktur pendanaan perusahaan. Dana tersebut juga akan memperluas pembiayaan kendaraan Wuling dan MG, termasuk kendaraan listrik yang menjadi bagian dari komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan masa depan mobilitas ramah lingkungan.

SGMW Multifinance merupakan perusahaan pembiayaan captive milik SAIC Motor HK yang melayani jaringan dealer serta konsumen ritel Wuling dan MG di Indonesia. Perusahaan menyediakan berbagai solusi pembiayaan kendaraan dengan skema yang kompetitif dan fleksibel.

Saat ini, struktur pemegang saham SGMW Multifinance terdiri atas SAIC Motor HK Investment Limited, PT SGMW Motor Indonesia, General Motor Financial Inc., dan PT Sinarmas Multiartha Tbk. Keempat pemegang saham tersebut secara kolektif telah menanamkan investasi sebesar Rp600 miliar untuk memperkuat bisnis pembiayaan ini.

Langkah BCA menambah fasilitas kredit dinilai sebagai sinyal positif terhadap prospek industri otomotif nasional, terutama segmen kendaraan elektrifikasi yang terus berkembang. Dukungan pembiayaan yang kuat diyakini dapat mempercepat penetrasi mobil listrik sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat terhadap kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

Penulis: GhaniEditor: Rahmat