BalikBandung – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyebut nama Luka Modric saat menjelaskan kondisi Sergio Castel yang belum menunjukkan ketajaman. Ia menilai proses adaptasi pemain baru membutuhkan waktu, bahkan untuk pemain kelas dunia sekalipun.
Menurut Hodak, situasi yang dialami Castel bukan hal yang berbeda dengan pemain lain yang datang di waktu bersamaan. Ia menilai keterlambatan bergabung dengan tim menjadi faktor utama.
“Saya rasa ini mirip karena Sergio baru tiba. Ini memang kendalanya,” ujar Hodak, Ahad 12 April 2026.
BACA JUGA: Dewa United vs Persib di Banten, Laga Tanpa Penonton?
Ia menjelaskan, beberapa pemain direkrut pada akhir jendela transfer sehingga tidak memiliki cukup waktu untuk beradaptasi secara optimal, baik dari sisi fisik maupun permainan.
“Ada 3-4 pemain yang pada dasarnya kami datangkan di hari terakhir jendela transfer. Mereka semua pemain yang bagus, mereka adalah Thom, Jung, Kurzawa, mereka ini tidak menjalani pramusim, jadi ketika mereka datang, mereka tidak sepenuhnya bugar,” ungkapnya.
Hodak menegaskan bahwa setiap pemain memiliki proses adaptasi yang berbeda. Ia kemudian mencontohkan perjalanan Modric saat awal bergabung dengan Real Madrid.
“Saya rasa setiap pemain butuh waktu untuk beradaptasi. Saya selalu memberikan contoh Modric, ketika enam bulan dia datang ke Madrid, dia dinilai sebagai pembelian terburuk. Tapi pada akhirnya, dia dinobatkan sebagai pembelian yang terbaik,” kata Bojan Hodak.
Ia menambahkan, tidak ada standar pasti mengenai berapa lama seorang pemain bisa beradaptasi. Semua bergantung pada kondisi dan kemampuan masing-masing.
“Jadi ada orang butuh waktu enam bulan, ada yang butuh satu bulan, ada yang butuh tiga tahun untuk beradaptasi. Jadi ini kendalanya,” tuturnya.
BACA JUGA: Persib Kebobolan Dua Gol, Bojan Hodak Beberkan Fakta
Dalam perjalanan musim ini, Hodak juga melihat perkembangan kontribusi pemain terjadi secara bertahap. Ia mencontohkan bagaimana pencetak gol di tim terus berganti.
“Bisa dilihat bagaimana mereka beradaptasi, di putaran pertama Barros yang banyak mencetak gol, lalu Jung mulai mencetak gol, lalu sekarang Ramon,” kenang Hodak.
Bagi Hodak, yang terpenting bukanlah siapa yang mencetak gol, melainkan hasil akhir yang diraih tim di lapangan.
“Jadi bagi saya, siapapun yang bisa mencetak gol, itu tidak penting, yang penting kami menang. Kami ada di urutan pertama,” tegasnya.
BACA JUGA: Persib Tambah Kekuatan di Luar Lapangan Lewat SeāIndonesia
Ia juga mengingatkan perkembangan tim sejak dirinya datang menangani Persib. Posisi tim yang kini berada di papan atas menjadi bukti progres yang terjadi.
“Dulu saat saya pertama tiba, kami ada di urutan ke-16. Lalu, apa yang harus dikeluhkan,” pungkas pelatih asal Kroasia tersebut.***







