BalikBandung – Langkah Persib Bandung di leg pertama babak 16 besar ACL League Two harus tersendat. Bertandang ke markas Ratchaburi FC, di Stadion Dragon Solar Park, Maung Bandung pulang dengan kekalahan telak 3-0, Rabu 11 Februari 2026.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui timnya gagal menemukan pijakan sejak awal pertandingan. Federico Barba dkk harusa rela gawangnya bobol di menit ke-6.
“Performa kami tidak bagus terutama ketika memulai pertandingan, kami tidak mengawalinya dengan baik. Dalam sepuluh menit pertama kami kebobolan dan baru setelah itu kami bisa mendapatkan ritme permainan,” katanya usai laga.
BACA JUGA: Target Besar Sergio Castel Bersama Persib
Hasil tersebut tentunya berat bagi Persib untuk memulai laga di leg kedua nanti. Namun kekalahan atas Ratchaburi belum menutup perjalanan panjang Maung Bandung di kancah Asia.
Pada pertandingan semalam, Persib sebenarnya mampu membuat beberapa peluang emas tetapi gagal berbuah gol.
“Kami memiliki peluang dan lagi, kami tidak mampu mencetak gol. Ada beberapa peluang bagus dan ada yang mengenai tiang gawang. Kami memiliki beberapa peluang lagi tapi gagal menghasilkan gol,” ujar Hodak.
Memasuki babak kedua, Kata Hodak, masalah baru muncul di lini tengah. Ratchaburi tampil lebih agresif dan konsisten dalam memenangkan second ball, membuat Persib kesulitan mengembangkan permainan.
Dominasi itu menjadi fondasi bagi tuan rumah untuk terus menekan, sekaligus memutus alur serangan yang coba dibangun Maung Bandung.
“Babak kedua, setelah melakukan perubahan, kami mencoba sesuatu tapi tim lawan berbahaya dalam serangan balik,” ujar pelatih asal Kroasia tersebut.
Bojan Hodak menambahkan, cuaca juga menjadi faktor yang tak bisa diabaikan. Namun baginya, kondisi lapangan dan atmosfer bukanlah alasan.
“Saya meminta maaf karena ada banyak fans datang, mereka membuat atmosfer yang bagus, namun sayangnya mereka (Racthaburi) menjadi tim yang lebih baik dan pantas untuk menang,” katanya.
Meski demikian, cerita belum selesai. Persib masih memiliki tujuh hari untuk merajut ulang harapan.
BACA JUGA: Pelatih Persib Berharap Opsi Darurat di Bawah Mistar Tak Sampai Digunakan
Leg kedua di Bandung bukan sekadar pertandingan, melainkan kesempatan untuk menulis ulang narasi tentang daya juang, kebangkitan, dan keyakinan bahwa sepak bola selalu memberi ruang bagi perubahan.
“Saya harap stadion (GBLA) bisa penuh seperti biasa karena tentu tidak mudah untuk bermain di sana dan performa kami bisa lebih baik,” pungkas Bojan Hodak.***









