banner 1280x160

Bursa Kerja Online Jabar Buka 62 Lowongan, Ada Peluang Kerja ke Jerman dan Malaysia

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi membuka akses 62 lowongan kerja dari 23 perusahaan melalui bursa kerja online di Indramayu, termasuk peluang kerja ke Jerman dan Malaysia. Warga bisa melamar melalui aplikasi Nyari Gawe. (Foto Ilustrasi AI)

BALIKBANDUNG.id – Warga yang sedang mencari pekerjaan punya kesempatan untuk melamar 62 lowongan kerja dari 23 perusahaan melalui aplikasi Nyari Gawe. Sejumlah posisi yang tersedia bahkan menawarkan peluang bekerja di luar negeri, mulai dari Jerman hingga Malaysia.

Informasi lowongan tersebut disampaikan dalam program bursa kerja online Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang disiarkan langsung melalui akun TikTok Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, @dedimulyadiofficial, Jumat (16/10/2026).

Pekan ini, siaran bursa kerja berlangsung dari PT Food Packaging Jaya di Kawasan Industri Losarang, Kabupaten Indramayu.

Salah satu peluang yang ditawarkan adalah posisi perawat di Jerman melalui PT Assalam Karya Manunggal. Pelamar yang diterima akan memperoleh sejumlah fasilitas, termasuk pelatihan bahasa asing dan tiket penerbangan ke negara tujuan.

Selain itu, tersedia lowongan tenaga konstruksi di Malaysia melalui PT Prigel Antar Sukses. Menariknya, kesempatan ini terbuka bagi warga dengan pendidikan minimal sekolah dasar.

Pekerja yang diterima ditawarkan gaji Rp7 juta. Penghasilan tersebut berpotensi lebih besar jika ditambah upah lembur. Perusahaan juga menyediakan fasilitas tempat tinggal berupa mess.

Industri Indramayu Buka Peluang Kerja

Peluang kerja juga datang dari PT Food Packaging Jaya. Perusahaan asal Tiongkok tersebut membuka lowongan untuk tujuh posisi, di antaranya penerjemah bahasa Mandarin dan staf pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Perusahaan ini turut memprioritaskan tenaga kerja lokal. Saat ini, sekitar 90 persen pekerjanya merupakan warga Indramayu.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai, perkembangan industri di Indramayu perlu diikuti dengan penyiapan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Menurutnya, kerja sama antara SMA dan SMK di Indramayu dengan pihak industri perlu diperkuat agar lulusan sekolah memiliki keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja.

“Penyiapan orang Indramayu untuk kerja di industri harus dilakukan karena mereka tadinya kerja di sektor pertanian dan kelautan. Pola hidup akan berubah,” ujar Dedi, yang akrab disapa KDM.

Peluang Usaha Ikut Terbuka

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyebut masih ada sekitar 63.000 warga di wilayahnya yang menganggur. Ia berharap, pembangunan berbagai pabrik dan kawasan industri dapat membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Indramayu, kata Lucky, telah menyiapkan lahan seluas 14.000 hektare untuk kawasan industri.

Menurutnya, perkembangan industri di Indramayu juga berpotensi menarik tenaga kerja dari kabupaten lain di Jawa Barat.

“Bahkan warga dari kabupaten lain di Jabar bisa kerja di sini karena banyak pabrik sedang dibangun,” ucap Lucky.

Ia juga mengajak masyarakat setempat untuk melihat peluang usaha yang muncul seiring bertambahnya aktivitas industri dan jumlah pekerja.

Beberapa peluang yang dapat dikembangkan antara lain usaha rumah makan serta penyediaan tempat tinggal bagi para pekerja.

Dengan tersedianya lowongan kerja dan berkembangnya kawasan industri, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan peluang tersebut, baik untuk memperoleh pekerjaan maupun merintis usaha baru.*