banner 1280x160
Persib  

Hadapi Isenmulang Persib Tanpa Igor Tolic

Pelatih Persib, Igor Tolic di laga kontra Arema FC pada Piala Presiden 2026. (Gani Kurniawan/Balikbandung.id)

Balikbandung.id – Persib Bandung harus melakoni pertandingan kandang akhir pekan ini tanpa didampingi sang pelatih kepala, Igor Tolic, di area teknis pinggir lapangan akibat sanksi akumulasi kartu. Kendati demikian, skuad Pangeran Biru memastikan situasi tersebut tidak menjadi masalah besar berkat kesiapan jajaran staf kepelatihan.

Asisten pelatih Zlatko Runje menegaskan bahwa seluruh program dan ide taktik yang dirancang Tolic tetap berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

“Ya, setelah pertandingan bagus yang kami lalui sebelumnya, tentu saja Igor telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dan semuanya berjalan lancar. Jadi, bagaimanapun, dia tetap bersama tim, dia yang tetap mengatur segalanya.”

BACA JUGA LUR: Cetak Dua Gol, Balsa Sekulic Komentari Assist Berg & Loncar

“Oleh karena itu, kami akan mencoba membantunya karena dia tidak berada di sini secara langsung, untuk menerapkan semua idenya kepada tim sehingga para pemain melihat bahwa ada seseorang yang memimpin mereka selama pertandingan, dan semoga semuanya berjalan dengan baik,” ujar Zlatko Runje.

Jelang pertandingan pekan kedelapan Super League 2026/27 menghadapi Isenmulang Kalteng FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Ahad 1 November 2026 pukul 15.30 WIB, fokus utama tetap diarahkan pada kesiapan internal tim.

Runje menyatakan bahwa rasa hormat wajib diberikan kepada kubu lawan yang dinilai memiliki potensi ancaman berbahaya.

“Mengenai sang lawan, cara pandang saya adalah saya lebih fokus pada tim kami sendiri, kualitas kami, skuad kami, serta gagasan tentang bagaimana cara kami ingin bermain. Namun, hal itu selalu dilandasi oleh rasa hormat kepada lawan karena mereka adalah tim yang bagus dan bisa sangat berbahaya,” kata Runje menjelaskan pendekatan taktikalnya.

BACA JUGA LUR: Respons Ketua VPC Pasca Insiden Bobotoh Meninggal di Bogor

Meski demikian, bermain di kandang sendiri menuntut mentalitas tinggi untuk mendikte jalannya pertandingan sejak menit pertama dibunyikan.

Kolektivitas dan motivasi berlipat ganda diusung skuad Maung Bandung demi mengamankan poin penuh demi menjaga posisi di papan atas klasemen.

“Jadi, bagi saya, dari rasa hormat itu lah timbul keseriusan, karena ketika anda menghormati lawan, anda tahu apa yang harus dilakukan, yaitu menunjukkan pada mereka siapa bos di kandang kita sendiri. Sangat penting bagi kami untuk melanjutkan perjalanan ini. Ini memang tidak mudah dan tidak nyaman, tetapi hal itu memberi kami motivasi lebih,” pungkasnya.***