banner 1280x160

Home Charging Bikin Penggunaan Mobil Listrik Makin Praktis

Pengisian daya di rumah membuat penggunaan kendaraan listrik semakin praktis dan nyaman untuk aktivitas sehari-hari. (Ilustrasi AI)

BALIKBANDUNG.id – Kemudahan mengisi daya menjadi salah satu faktor penting dalam pengalaman menggunakan kendaraan listrik. Kehadiran Home Charging memungkinkan pemilik kendaraan mengisi daya sambil menjalankan aktivitas sehari-hari di rumah.

Praktisi otomotif ITB, Yannes Martinus Pasaribu, mengatakan Home Charging memberikan pilihan pengisian yang sesuai dengan pola penggunaan kendaraan.

“Banyak pengguna melakukan pengisian ketika kendaraan sedang berada di rumah. Karena itu, Home Charging menjadi fasilitas yang penting dalam membentuk pengalaman penggunaan kendaraan listrik,” kata Yannes.

Menurutnya, kendaraan listrik dapat diisi saat berada di garasi, terutama pada malam hari atau ketika kendaraan tidak digunakan. Dengan begitu, kendaraan bisa dipersiapkan untuk aktivitas berikutnya.

Tren ini terlihat dari pertumbuhan pelanggan Home Charging PLN. Di Jawa Barat, jumlah pelanggan mencapai 7.125 hingga Agustus 2026, dengan 2.034 pelanggan baru tercatat sejak Januari hingga awal Agustus.

Secara nasional, lebih dari 92 ribu pelanggan telah memanfaatkan Home Charging hingga Juni 2026. Pada Semester I 2026, terdapat 21.865 pelanggan baru.

Konsumsi listrik untuk pengisian kendaraan melalui layanan HCS juga mencapai 110,55 GWh pada Semester I 2026, meningkat 93,59 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di Jawa Barat, kebutuhan pengisian daya turut didukung 501 SPKLU yang dioperasikan PLN UID Jawa Barat di 289 lokasi strategis hingga Desember 2025.

Yannes menilai Home Charging dan SPKLU saling melengkapi. Home Charging menunjang kebutuhan harian di rumah, sementara SPKLU memberikan fleksibilitas saat pengguna melakukan perjalanan di luar rumah.*