banner 1280x160
Persib  

Jadwal Super Padat di September, Manajer Persib Cemas, Begini Katanya…

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar. (Hasan H/Balikbandung.id)

Balikbandung.id – Persib Bandung menghadapi jadwal pertandingan yang sangat padat sepanjang bulan September 2026 dengan mengarungi ketatnya persaingan Super League sekaligus putaran grup AFC Champions League Two (ACL Two).

Agenda berat tersebut memaksa Pangeran Biru melakoni rangkaian laga krusial mulai dari menjamu PSM Makassar pada 6 September, duel klasik kontra Persija di Jakarta pada 12 September, lawatan jauh menghadapi FC Seoul di Korea Selatan pada 16 September, hingga laga tandang melawan Persijap Jepara pada 20 September.

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengungkapkan rasa cemasnya terhadap potensi kelelahan fisik ekstrem yang mengancam kebugaran para pemain asuhan tim pelatih. Ia sangat mengkhawatirkan ancaman badai cedera akibat waktu pemulihan yang sangat sempit di antara laga-laga penentu tersebut.

“Nah, ini yang kita sangat padat ini ya. Saya yang dikhawatirkan cederanya itu ya. Tapi mudah-mudahan tidak ada ya. Habis kan kita nanti pulang dari Korea kan langsung juga ke Jepara ya, jadi tidak pulang dulu ke Bandung gitu kan,” tutur pria yang akrab dengan sapaan Pak Haji tersebut, Kamis 3 September 2026.

BACA JUGA LUR: Dion Markx Dipinjamkan ke Persita Tangerang, Ini Penjelasan Manajemen Persib 

Rute perjalanan lintas negara yang melelahkan dari Korea Selatan langsung menuju Jepara tanpa sempat singgah di Kota Kembang menjadi perhatian serius manajemen tim. Umuh berharap pihak federasi dan operator kompetisi memberikan ruang toleransi jadwal demi menjaga kebugaran pemain yang tengah membawa nama harum Indonesia di panggung internasional.

“Nah, ini juga sangat capek ya, sangat lelah gitu. Ya harusnya ada jeda lah, minimal satu hari lagi, dua hari lagi. Ya diatur, PSSI harusnya bisa mengatur seperti itu.”

“Jadi kan itu pun juga kan tidak bagus ya kalau ada pertandingan-pertandingan cuma dua hari, apalagi ini kita kan membawa nama Indonesia ya dan pergi pun juga di luar negeri ya, ke Korea bukan bukan dekat gitu ya. Perjalanan lelah, harusnya ada spare-lah waktu ya dikasihlah dua hari minimal mereka supaya normal dan tidak normal ya sebetulnya dua hari pun juga, karena keluar dari Korea itu pasti sangat lelah gitu ya,” pungkas Umuh menegaskan harapannya.***