banner 1280x160
Persib  

Neo Gen Football Academy Dibuka, Erwan Setiawan Harap Lahirkan Talenta untuk Persib dan Timnas

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mendukung kehadiran Neo Gen Football Academy sebagai wadah pembinaan talenta sepak bola usia dini. Akademi ini diharapkan melahirkan pemain muda berbakat untuk memperkuat Persib Bandung hingga Timnas Indonesia. (Foto Humas Jabar)

BALIKBANDUNG.id – Regenerasi pesepak bola Jawa Barat diharapkan semakin kuat melalui kehadiran Neo Gen Football Academy (FA). Akademi ini diproyeksikan menjadi wadah pembinaan pemain muda agar memiliki kemampuan untuk bersaing di level profesional, termasuk memperkuat Persib Bandung hingga Tim Nasional Indonesia.

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyampaikan harapan tersebut setelah membuka peluncuran Neo Gen FA di Tarantula Soccer Field, Jalan Salak, Kota Bandung, Sabtu (10/10/2026).

Erwan optimistis akademi yang melibatkan sejumlah figur berpengalaman di dunia sepak bola itu dapat melahirkan pemain berkualitas dari Jawa Barat.

“Saya yakin dari Neo Gen FA ini akan lahir pemain-pemain hebat yang nanti akan memperkuat tim kebanggaan kita, Persib Bandung, bahkan Timnas,” ujar Erwan.

Menurutnya, pembinaan pemain usia dini perlu dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Karena itu, ia berharap Neo Gen FA tidak hanya berkembang pada masa awal pendiriannya, tetapi mampu menjaga kesinambungan program pembinaan dalam jangka panjang.

“Saya berharap Neo Gen FA ini bisa terus berkembang, tidak hanya sesaat atau saat ini saja, tetapi terus berkesinambungan sehingga tetap terjaga regenerasi pemain sepak bola di Jabar,” katanya.

Pembinaan Pemain Muda Perlu Punya Nilai Tambah

Ketua DPRD Jawa Barat Buky Wibawa menilai kehadiran Neo Gen FA dapat memperkaya pola pendidikan dan pelatihan sepak bola di Kota Bandung maupun Jawa Barat.

Ia berharap akademi tersebut menghadirkan metode pembinaan yang memiliki nilai tambah dibandingkan pola pembinaan sepak bola usia dini yang sudah berjalan, termasuk melalui sekolah sepak bola (SSB).

Menurut Buky, pengelola perlu menunjukkan bagaimana pendekatan pendidikan, pelatihan, dan pengembangan potensi pemain di Neo Gen FA dapat memberikan pengalaman berbeda bagi para pemain muda.

“Kami ingin melihat bagaimana sepak bola ini dikembangkan di sektor pendidikan dan pelatihannya, apakah ada hal baru yang bisa kita lihat dari Neo Gen FA ini. Mudah-mudahan kita bisa melihat itu,” ucapnya.

Buky juga menyoroti pentingnya pendataan potensi pesepak bola usia dini. Ia menyebut upaya tersebut akan menjadi salah satu fokus perhatiannya apabila resmi menjabat Ketua PSSI Jawa Barat.

“Karena nanti PSSI itu kan fokusnya ke pembinaan, jadi saya lihat akan mendata potensi-potensi usia dini terutama, itu akan menjadi fokus perhatian saya nanti seandainya sudah resmi menjadi Ketua PSSI Jawa Barat, doakan saja,” ungkapnya.

Didirikan Figur Berpengalaman, Tim U-10 Siap ke Singapura

Neo Gen FA melibatkan sejumlah figur yang memiliki pengalaman di dunia sepak bola, di antaranya mantan pemain Persib Bandung Sergio van Dijk dan Raphael Maitimo, serta pelatih Rahmad Darmawan dan Rizki Bagja.

Salah satu pendirinya, Sergio van Dijk, mengajak anak-anak di Bandung dan Jawa Barat untuk terus mengejar cita-cita, termasuk impian menjadi pesepak bola profesional.

“Kalau mau menjadi pemain sepak bola profesional atau apa pun impianmu, terus bermimpi dan terus berusaha dengan semangat,” pesan mantan pemain Persib tersebut.

Mengusung visi Building the Next Generation of Footballers, Neo Gen FA tidak hanya berfokus pada keterampilan bermain sepak bola. Akademi ini juga menargetkan pengembangan karakter, kedisiplinan, mentalitas, serta pembentukan generasi muda yang berprestasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari pengembangan pengalaman bertanding, tim U-10 Neo Gen FA dijadwalkan bertolak ke Singapura pada 31 Oktober 2026 untuk mengikuti pertandingan sepak bola.

Keikutsertaan tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman internasional, sekaligus membawa nama Indonesia dan Jawa Barat.

Peluncuran Neo Gen FA ditutup dengan pertandingan fun football yang mempertemukan Persib Legend dengan para pendiri dan pengurus akademi.

Kehadiran akademi ini menambah pilihan wadah pembinaan sepak bola usia dini di Jawa Barat. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi pelatihan, mengembangkan potensi setiap pemain, dan membuka jalur menuju kompetisi yang lebih tinggi.*