BalikBandung – Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyoroti aspek mental anak asuhnya sebagai catatan utama usai kekalahan 3-0 dari Ratchaburi FC.
Secara fisik, kata Hodak, Federico Barba berada dalam kondisi yang baik. Namun secara mental, Persib dinilainya belum berada pada level terbaik.
“Kondisi pemain secara fisik oke tapi secara mental agak kurang oke. Tapi terkadang kekalahan itu perlu dan pertandingan yang buruk bisa saja terjadi,” ujar Hodak.
BACA JUGA: Umuh Muchtar Sebut Persib Tak Beruntung & Berharap Faktor ‘X’
Saat menghadapi Ratchaburi di leg pertama babak 16 ACL Two, Rabu lalu, Persib sebenarnya tampil lebih baik di babak pertama.
Dominasi permainan mampu dibangun, tetapi hasil akhir tidak berpihak.
“Karena di babak pertama kami menjadi tim yang lebih baik. Kami kalah tapi bermain lebih baik.”
“Di babak kedua, pada dasarnya kami memiliki peluang dan tembakan yang lebih banyak tapi tidak ada gol,” lanjutnya.
Situasi berubah ketika ritme permainan Persib mulai mengikuti pola lawan. “Lalu kami mulai bermain seperti yang mereka inginkan, jadi ini hal yang tidak boleh terjadi lagi,” tegasnya.
BACA JUGA: Aksi Keren Puluhan Siswa Sekolah Alam Bandung Panjat Tebing Hawu
Bojan menyebut ada sejumlah faktor non-teknis yang turut memengaruhi, termasuk perbedaan cuaca. Namun ia enggan menjadikannya sebagai alasan utama.
“Sekarang kami fokus ke laga berikutnya dan selalu percaya bisa melakukan sesuatu,” katanya.***









