BALIKBANDUNG.Id – Penguatan infrastruktur kelistrikan di Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, dinilai dapat membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Selatan Jawa Barat.
Ekonom dan Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (FEB Unpad) Akuat Supriyanto mengatakan, listrik memiliki peran besar dalam mendukung aktivitas dunia usaha dan pertumbuhan ekonomi.
“Listrik ini punya pengaruh atau faktor yang besar sekali untuk dunia usaha dan pertumbuhan ekonomi,” kata Akuat.
Menurutnya, semakin banyak kegiatan usaha yang bergantung pada energi untuk menjalankan proses produksi maupun layanan. Karena itu, ketersediaan listrik yang memadai dapat memberikan dukungan bagi berbagai sektor di Jampang Kulon.
Mulai dari UMKM, pertanian, perikanan, perdagangan hingga industri pengolahan dinilai dapat berkembang dengan dukungan pasokan energi yang andal.
Penguatan kelistrikan juga dapat memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memanfaatkan teknologi. Hal tersebut dapat membantu meningkatkan efisiensi sekaligus kapasitas produksi.
“Bukan hanya aksesnya terbuka, tetapi keandalan dan keberlanjutannya juga diperhatikan,” ujarnya.
Akuat menilai dukungan energi yang semakin kuat juga membuka peluang hilirisasi komoditas lokal. Hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi dapat diolah lebih lanjut sehingga menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat.
Menurutnya, manfaat tersebut akan semakin besar jika penguatan listrik berjalan bersama pengembangan ekosistem usaha di kawasan.
Pemerintah daerah dapat menghubungkan pembangunan infrastruktur dengan potensi ekonomi lokal, sementara pelaku usaha mengembangkan kegiatan sesuai kebutuhan dan peluang pasar.
Dengan penguatan energi yang diikuti pengembangan sektor produktif, Jampang Kulon dinilai memiliki peluang untuk mendorong pertumbuhan UMKM, hilirisasi komoditas, dan aktivitas ekonomi masyarakat di Selatan Sukabumi.*







