BalikBandung – Manajemen Persib mengajak Bobotoh untuk tidak memaksakan diri hadir langsung ke Stadion Gelora Bung Tomo saat laga tandang melawan Persebaya, Senin 2 Maret 2026.
Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi kompetisi yang melarang kehadiran suporter tim tamu.
Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, menegaskan bahwa dukungan terbaik saat ini adalah dukungan yang tetap berada dalam koridor aturan.
BACA JUGA: Pidato Umuh di Ruang Ganti Yang Berujung Pesta Gol Persib
“Kami mengajak Bobotoh untuk saling menjaga. Mari kita tunjukkan besarnya cinta kita kepada Persib dengan mematuhi aturan,” ujar Adhi.
Ia mengingatkan, Regulasi Liga 1 2025/26 Pasal 5 tentang Keamanan dan Kenyamanan Ayat 7 serta Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 secara tegas melarang kehadiran suporter tamu di stadion.
“Berdasarkan Pasal 5 Regulasi Liga dan Pasal 141 Kode Disiplin PSSI, suporter tamu dilarang hadir. Jangan sampai niat baik mendukung tim justru berujung sanksi bagi klub kesayangan kita,” tambahnya.
Manajemen berharap energi besar Bobotoh dapat dialihkan ke kegiatan positif, seperti menggelar nonton bareng secara tertib atau menyaksikan pertandingan bersama keluarga.
BACA JUGA: Tak Terbuai Pesta Gol, Persib Masih Tetap ‘Lapar’
Dukungan tak selalu harus hadir di tribun. Kadang doa yang terucap dari rumah bobotoh justru mengalir lebih tenang dan bermakna.
“Dukungan doa dari Bobotoh tetap akan sampai ke hati para pemain di lapangan. Kami sangat mengapresiasi jika Bobotoh memilih untuk meramaikan lokasi-lokasi nobar resmi. Mari kita jaga nama baik Persib dan Bobotoh dengan tetap tertib dan mengikuti aturan kompetisi,” kata Adhi.***








