BalikBandung – Kabar bonus besar untuk Persib Bandung menjadi perbincangan. Wacana soal nominal yang disebut mencapai Rp5 miliar mencuat setelah disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, tidak melihat isu bonus sebagai sesuatu yang perlu dibesar-besarkan. Baginya, bonus adalah bagian dari sepak bola profesional.
“(Yang ini?) Apa yang anda ingin saya bicarakan? Bagus jika mendapatkan bonus, para pemain tentunya layak mendapatkan bonus. Dan kami berada di peringkat pertama, benar kan? Anda bermain untuk bonus, begitulah sepakbola profesional,” kata Hodak, Ahad 26 April 2026.
BACA JUGA: Persib Jalani Recovery, Hodak Jelaskan Kondisi Eliano
Sikap serupa juga disampaikan kapten Persib, Marc Klok. Ia menilai bonus bukan hal baru, bahkan sudah menjadi praktik umum di setiap klub.
“Dan di sepak bola itu hal biasa untuk dapat apresiasi dan dapat bonus. Saya tidak terlalu mengerti kenapa ada banyak pertanyaan buat itu. Karena setiap klub di Liga 1 punya itu,” katanya.
Klok juga menilai pembahasan soal bonus seolah baru muncul di ruang publik, padahal sudah lama menjadi bagian dari sistem di sepak bola profesional.
“Mungkin kalau sekarang di media, baru orang bicara. Kalau kamu lihat siapa klub ada di Liga 1, ada itu. Itu hal biasa di dunia, bukan di Indonesia,” ungkapnya.
BACA JUGA: Pelatih Persib: Hidup Kami Lebih Rumit!
Lebih jauh, ia menegaskan bonus tidak akan mengganggu fokus tim. Baginya, yang terpenting tetap hasil di lapangan.
“Kenapa (mengganggu) konsentrasi? Itu hal biasa di sepak bola. Kalau ada hasil, ada apresiasi. Kalau tidak ada hasil, tidak ada apresiasi. Jadi buat kita, kita harus kasih hasil. Itu saja,” pungkasnya.***







