BalikBandung – Satria Muda Pertamina Bandung tampil dominan saat membungkam Kesatria Bengawan Solo (KBS) dengan skor telak 96-64 pada lanjutan Indonesian Basketball League (IBL) 2026 di Bandung Arena, Sabtu 14 Februari 2026.
Kemenangan itu dibangun lewat konsistensi sejak awal. Satria Muda unggul 22-17 di kuarter pertama, memimpin 40-34 saat turun minum, menjauh 68-51 di kuarter ketiga, lalu menutup laga tanpa ampun.
Di atas kertas statistik, mereka lebih tajam dan lebih rapi. Akurasi tembakan mencapai 47 persen (38/80), termasuk 51 persen untuk dua angka dan 38 persen tripoin.
BACA JUGA: Satria Muda Gasak Hang Tuah Jakarta di Bandung Arena
Rebound 51-43, assist 21-12, serta dominasi poin di paint 48-34 menjadi penanda. Intensitas pertahanan juga terjaga lewat sembilan steal dan tiga block.
Namun pelatih kepala Djorje Jovicic menolak larut dalam euforia.
“Saya tidak pernah benar-benar puas. Dalam basket, selalu ada detail yang bisa diperbaiki dan kami harus terus berkembang setiap hari,” ujarnya.
Meski demikian, ia tetap mengapresiasi eksekusi anak asuhnya.
“Hari ini saya senang dengan cara pemain mengeksekusi game plan dan menjaga intensitas selama empat kuarter.”
“Saya datang dari Serbia, negara yang sangat peduli dengan bola basket dan memiliki tradisi yang kuat. Tapi jujur, setiap kali bermain di Bandung, saya masih tetap merasa takjub. Atmosfernya luar biasa. Bandung is the best,” ujarnya.
BACA JUGA: Satria Muda Gulung Pasific Caesar 105-56 di Bandung Arena
Dari sisi pemain, Jordan ‘Ivy’ Curry menegaskan kemenangan lahir dari kebersamaan.
“Kami tahu ini pertandingan penting dan semua pemain sudah memberikan yang terbaik di lapangan. Kami bermain sebagai satu tim, saling percaya, dan itu yang membuat perbedaan hari ini,”” katanya.
Ia juga memastikan tim tak ingin berhenti sampai di sini.
“Target kami lebih besar, dan kami akan terus bekerja keras untuk mempertahankan performa seperti ini,” paparnya.
BACA JUGA: Satria Muda Raih Hasil Positif di Laga Kandang Ketiga
Di sela dominasi di lapangan, Satria Muda juga menghadirkan program “Athlete Appreciation” saat half time, mengundang sejumlah atlet berprestasi Kota Bandung.
Acara ini dilakukan sebagai sebuah penegasan bahwa Satria Muda tak hanya mengejar angka di papan skor, tetapi juga merawat semangat kota.***









