BalikBandung – Ketika ritme sudah terbentuk dan tim telah menyatu, datang di tengah musim bukan perkara mudah. Namun bagi striker anyar Persib, Sergio Castel, tantangan itu justru menjadi pijakan awal untuk membuktikan diri.
Castel yang didatangkan pada putaran kedua kompetisi memilih fokus pada satu hal: beradaptasi secepat mungkin. Ia menyadari, perbedaan cuaca, karakter tim, hingga taktik pelatih membutuhkan proses yang tidak instan.
“Sekarang saya fokus berlatih keras agar bisa cepat beradaptasi dengan cuaca, dengan tim, dan dengan taktik pelatih,” kata Castel dikutip dari laman resmi Persib.
BACA JUGA: Przybek Frustasi! Musim Sunyi Kiper Asing Persib
Striker asal Spanyol itu mengakui 10 hingga 15 hari pertamanya di Bandung menjadi fase yang cukup berat. Minimnya waktu istirahat dan perjalanan panjang membuat kondisi fisiknya belum sepenuhnya ideal.
“Saya butuh sedikit waktu karena perjalanan saya sangat panjang. Dari Siprus ke Spanyol. Lalu dari Spanyol ke sini sekitar 20 jam perjalanan. Setelah itu saya sempat ke Thailand, lalu kembali lagi,” katanya.
“Sekitar 10–15 hari pertama adalah masa adaptasi karena saya hampir tidak punya waktu istirahat. Perjalanannya sangat melelahkan,” ujarnya.
BACA JUGA: Ungkapan Kekesalan Manajer Persib Usai Laga Kontra Ratchaburi
Meski begitu, Castel perlahan mulai menemukan kenyamanan. Ia memastikan sudah mendapatkan tempat tinggal tetap, sebuah langkah kecil yang diyakininya akan membantu proses penyesuaian berjalan lebih lancar.
“Besok akhirnya saya akan menempati rumah saya sendiri. Saya sudah menemukan tempat tinggal di sini dan saya yakin semuanya akan jauh lebih mudah ke depannya,” ucapnya optimistis.***








