banner 1280x160
Persib  

Tak Hanya Denda, Persib Juga Dapat Hukuman Tambahan dari AFC

Persib Bandung vs Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (18/9/2025).
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak bersama pemainnya berusaha mencegah aksi sejumlah bobotoh yang turun ke area lapangan dipicu dugaan tidak puas dengan kepemimpinan wasit, usai laga Persib Bandung melawan Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (18/9/2025).

Balikbandung – Persib Bandung menerima hukuman berat dari AFC setelah insiden kericuhan pada laga AFC Champions League Two melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Februari lalu. AFC menjatuhkan denda sekitar Rp3,5 miliar dan sanksi pertandingan tanpa penonton untuk Maung Bandung.

Komite Disiplin dan Etik AFC menyatakan Persib melanggar aturan disiplin, keamanan pertandingan, hingga pengendalian suporter dalam pertandingan tersebut. Insiden invasi lapangan dan kericuhan suporter menjadi sorotan utama dalam keputusan AFC.

Dalam keputusan resminya, AFC meminta Persib membayar denda sebesar USD200 ribu atau sekitar Rp3,5 miliar. Denda itu wajib dilunasi maksimal 30 hari setelah keputusan diterima klub.

BACA JUGA: Nazar Umuh Muchtar Kalau Persib Juara

Tak hanya hukuman finansial, Persib juga harus menjalani dua pertandingan kandang kompetisi AFC tanpa penonton. Namun, hukuman tanpa penonton untuk laga kedua masih berstatus penangguhan selama masa percobaan dua tahun.

Kericuhan tersebut terjadi saat Persib menghadapi Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026. Setelah pertandingan berakhir, sejumlah suporter masuk ke lapangan dan situasi sempat memanas di area stadion.

Sebelum hukuman terbaru ini, Persib juga beberapa kali mendapat sanksi dari AFC selama tampil di kompetisi Asia musim ini. Beberapa di antaranya terkait perilaku suporter, pelemparan benda, hingga gangguan keamanan pertandingan.

BACA JUGA: Garudafood Dukung Kuis “Siapa Angkat Trofi?” di Balikbandung.id

Sederet poin yang menjadi pertimbangan AFC terkait sanksi yang diterima Persib

Persib

  • AFC juga menilai Persib gagal memenuhi kewajibannya untuk:
  • Mematuhi dan menerapkan peraturan keselamatan yang ada dan mengambil setiap tindakan pencegahan keselamatan yang dibutuhkan oleh keadaan sebelum dan selama pertandingan;
  • Memastikan bahwa ketertiban dan keamanan dijaga di stadion dan sekitarnya karena penonton melakukan aktivitas di atas.
  • Memastikan bahwa semua jalan umum, koridor, tangga, pintu, gerbang, dan jalur keluar darurat tetap bebas dari halangan apa pun yang dapat menghambat pergerakan bebas dan keselamatan penonton akibat penonton menghalangi jalan dan/atau tangga selama Pertandingan.

Penonton

  • Melemparkan kembang api dan suar
  • Melemparkan banyak benda, yaitu
  • pecahan kursi stadion,
  • botol plastik,
  • kantong plastik berisi cairan,
  • gelas plastik,
  • sampah plastik,
  • puing-puing umum,
  • Merusak/merobek pecahan kursi stadion dan papan iklan
  • Melakukan tindakan kekerasan fisik
  • Menyerbu lapangan permainan dan/atau area di sekitar lapangan permainan setelah pertandingan.
  • Melontarkan kata-kata kasar dan/atau menghina kepada tim lawan dan/atau petugas pertandingan

“Termasuk tuduhan bahwa mereka adalah “bagian dari mafia” dan telah dibayar untuk memengaruhi hasil Pertandingan,” tulis AFC.