Ekbis  

Tarif Tetap Rp5.000, Commuter Line Bandung Raya Kini Layani Padalarang–Cicalengka

balikbandung– Kabar baik bagi masyarakat Bandung Raya. Mulai 1 Februari 2026, layanan KA Commuter Line Bandung Raya resmi diperpanjang hingga Stasiun Cicalengka, seiring diberlakukannya penyesuaian Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) oleh KAI Commuter.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi publik di Jawa Barat, sekaligus memberikan pilihan perjalanan yang lebih fleksibel, khususnya pada jam malam.

Penyesuaian GAPEKA tersebut telah mengantongi persetujuan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, berdasarkan hasil kajian teknis dan dituangkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Perkeretaapian Nomor KP-DJKA 154 Tahun 2025 tentang Persetujuan Penambahan Frekuensi Perjalanan Kereta Api pada lintas layanan yang sama PT Kereta Commuter Indonesia.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa perubahan utama meliputi perpanjangan relasi perjalanan serta pengalihan jadwal kereta guna meningkatkan efisiensi mobilitas pengguna di lintas Padalarang–Cicalengka pulang-pergi (PP).

“KA 398 Commuter Line Bandung Raya yang sebelumnya melayani relasi Padalarang–Kiaracondong kini diperpanjang menjadi KA 398A dengan relasi Padalarang–Cicalengka. Jadwal keberangkatan dari Stasiun Padalarang tetap sama, yakni pukul 21.46 WIB,” ujar Karina, Jumat (30/1/2026).

Selain perpanjangan rute, KAI Commuter juga melakukan penyesuaian jadwal perjalanan KA 399 Commuter Line Bandung Raya relasi Kiaracondong–Padalarang yang biasa berangkat pukul 22.50 WIB, yang kini dibatalkan.

Sebagai gantinya, pengguna akan diakomodasi melalui perjalanan KA 357 Commuter Line Bandung Raya relasi Cicalengka–Padalarang yang berangkat dari Stasiun Cicalengka pukul 22.25 WIB.

“KA 357 akan tiba di Stasiun
Kiaracondong pukul 23.04 WIB dan kembali berangkat pukul 23.10 WIB. Jadwal ini sekitar 20 menit lebih malam dibanding jadwal sebelumnya di stasiun-stasiun layanan,” tambah Karina.

Dengan penyesuaian ini, KAI Commuter berharap masyarakat Bandung Raya memiliki lebih banyak opsi perjalanan di malam hari. Karina pun mengimbau seluruh pengguna untuk kembali mencermati jadwal terbaru agar perjalanan tetap nyaman dan terencana.

Pemesanan tiket KA Commuter Line Bandung Raya untuk perjalanan mulai 1 Februari 2026 telah dibuka sejak H-7, atau 26 Januari 2026, melalui aplikasi Access by KAI. Informasi lengkap jadwal juga dapat diakses melalui aplikasi tersebut, akun media sosial resmi @commuterline, serta layanan kontak pelanggan di (021) 121.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan, Arif Anwar, menegaskan bahwa perpanjangan relasi dan penyesuaian jadwal Commuter Line Bandung Raya telah dinyatakan layak operasional setelah melalui evaluasi menyeluruh.

“DJKA memastikan setiap penyesuaian layanan kereta api telah dikaji secara komprehensif dari aspek keselamatan, keamanan, dan keandalan operasi. Persetujuan ini diberikan agar layanan dapat dioperasikan secara aman dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” kata Arif di Jakarta.

Terkait perpanjangan lintas layanan, Arif memastikan bahwa tarif Commuter Line Bandung Raya tetap disubsidi pemerintah melalui skema Public Service Obligation (PSO).

“Meski lintas pelayanan diperpanjang, tarif tetap kami jaga agar terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.

Dengan subsidi PSO, tarif perjalanan Padalarang–Kiaracondong (20 km) dan Kiaracondong–Cicalengka (22 km) tetap sebesar Rp4.000, sedangkan tarif untuk lintas Padalarang–Cicalengka sejauh 42 km ditetapkan Rp5.000.

Arif berharap, melalui perpanjangan layanan dan dukungan subsidi PSO, semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan transportasi kereta api.

“Ke depan, kami akan terus mendorong agar manfaat PSO menjangkau masyarakat lebih luas dan memberikan dampak positif yang nyata,” pungkasnya.