banner 1280x160
Persib  

Tersingkir dari ACL Two, Persib Buka ‘Lembaran Baru’ di Meja AFC

Wasit asal Arab Saudi, Majed Mohammed Al Shamrani memberikan kartu merah kepada pemain Persib, Uilliam Barros. (Gani Kurniawan/Balikbandung.id)

BalikBandung – Kepemimpinan wasit Majed Mohammed Al Shamrani yang memimpin leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two menjadi sorotan.

Pengadil asal Arab Saudi tersebut membuat beberapa keputusan kontroversial saat Persib menang atas Racthaburi FC, tetapi gagal melangkah ke perempat final. Meski menang 1-0 atas Ratchaburi FC, Maung Bandung tetap tersingkir dengan agregat 1-3.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, secara terbuka menyatakan klub akan mengirim surat keberatan kepada AFC terkait sejumlah keputusan dalam pertandingan, termasuk kartu merah yang dinilai kontroversial.

BACA JUGA: Jaga GBLA: Kolaborasi Persib Merawat Ruang Hidup

“Saya rasa selama 45 menit pertama kami bermain dengan cukup baik. Mereka bertahan dengan sepuluh pemain. Kami bisa mencetak satu gol, ada satu gol juga yang dianulir dan memiliki beberapa peluang,” ujar Hodak usai laga di Stadion GBLA, Rabu 18 Februari 2026.

“Mengenai kartu merah, saya tidak bisa bicara apapun, tapi ada daftar panjang hal perlu dibahas, bukan hanya kartu merah.”

“Kami akan mengirim (surat keberatan) dan kita akan lihat. Mereka pasti akan menjawabnya, tapi itu tak akan mengubah apapun. Kami tersingkir,” tegasnya.

Meski demikian, Hodak tetap mengakui kegagalan tak semata terjadi di laga kedua. Ia menilai akar masalah ada pada pertemuan pertama, ketika Persib tak tampil dalam level terbaiknya.

“Masalahnya ada di pertandingan leg pertama karena saat itu kami tidak berada pada level yang seharusnya,” katanya.

Meski langkah di Asia terhenti, Hodak memastikan Persib tak larut dalam kekecewaan. Fokus kini beralih ke kompetisi domestik dengan jadwal padat yang sudah menanti.

BACA JUGA: Persib Terbesar, Bandung Kian Nyaman Bagi Dion Markx

“Tidak apa-apa, sekarang kami akan fokus ke liga. Dalam empat hari kami sudah harus bertanding lagi dan ke laga berikutnya kembali hanya ada jeda empat hari.”

“Tapi jika seandainya kami bisa bermain terus seperti di babak pertama, saya merasa yakin kami bisa mendapat hasil yang positif,” katanya.***