banner 1280x160
Persib  

Ungkapan Kekecewaan Pelatih Persib Soal Kondisi GBLA

Foto stadion Gelora Bandung Lautan Api. (Gani Kurniawan/Balikbandung.id)

Balikbandung.id – Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, secara terbuka meluapkan kekecewaannya terhadap kualitas rumput Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) beserta lapangan pendampingnya. Juru taktik asal Kroasia ini menilai arena kebanggaan warga Kota Kembang tersebut masih belum layak menggelar pertandingan kompetitif bertaraf internasional.

Kondisi lapangan yang memprihatinkan ini langsung berdampak pada penentuan markas Pangeran Biru untuk agenda musim baru. Manajemen bahkan harus memindahkan laga krusial babak play-off AFC Champions League Two (ACL 2) kontra Manila Digger ke Stadion Si Jalak Harupat.

“Kita tidak berada di stadion (GBLA). Jadi ini adalah masalah lain. Saya pikir ini bukan pertanyaan untuk saya, ini pertanyaan untuk orang-orang yang mengurus ini,” ujar Tolic menyikapi lambatnya penanganan fasilitas stadion.

Tak hanya bicara GBLA, Tolic juga menyinggung kondisi lapangan pendamping GBLA.

“Jadi saya tidak ingin berbicara terlalu banyak tentang ini karena memang begini keadaannya sejak lama, dan ya. Sekarang kita di sini, lapangannya seperti ini, jadi kita perlu melihat di mana kita akan bermain ACL dan kapan kita akan bermain di liga,” tegas Tolic.

BACA JUGA LUR: Hadirkan Paket Eksklusif dan Tiket Launching, PO Jersey Persib x Bank bjb Resmi Dibuka

Pelatih bertangan dingin ini bahkan menantang awak media untuk mendokumentasikan sendiri fakta di lapangan guna membuktikan buruknya fasilitas tersebut. Tanpa ragu, ia menyebut visual lapangan sudah cukup menjelaskan alasan di balik keengganan Maung Bandung bermain di sana.

“Karena lapangan ini tidak layak pakai. Ambil foto lapangan ini dan Anda akan melihat semuanya. Anda cukup memasang foto lapangan dan semuanya sudah jelas,” pungkas Tolic menutup keterangannya.

Sebelumnya, kondisi lapangan GBLA pernah juga dikritik oleh pelatih Persib sebelumnya, Bojan Hodak. Bojan saat itu menyebut bahwa kondisi lapangan GBLA menjadi salah satu masalah untuk anak asuhnya.

“Kamu juga bisa melihat, lapangan juga benar-benar sial. Sungguh-sungguh sial. Ketika kamu pergi ke sana, ketika bola memantul, ketika pemain memiliki masalah tentang lapangan, ini adalah masalah yang saya katakan saut tahun lalu dan tidak ada orang yang percaya. Semua orang hanya berjabat tangan dan (berkata) ‘ya ya ya, itu tidak terlalu buruk’. Saya tidak membandingkan dengan tim lain, tapi bagi kami, itu menjadi buruk ketika kami bermain di laga kandang,” kata Bojan, Mei 2026 silam.***