banner 1280x160
Ragam  

XLSMART Alihkan 1,7 Ton Sampah Ultraverse Festival di Tiga Kota

BalikBandung, – Komitmen kuat terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) kembali ditegaskan oleh PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk melalui pengelolaan sampah berkelanjutan dalam penyelenggaraan Ultraverse Festival yang digelar serentak di Jakarta, Surabaya, dan Denpasar.

Konser musik berskala nasional ini tak hanya menjadi ajang hiburan dan momentum peluncuran layanan XL Ultra 5G+, tetapi juga menetapkan standar baru bagi penyelenggaraan event ramah lingkungan di Indonesia. Dari total sekitar 25.000 penonton, tercatat 1.754 kilogram sampah berhasil dialihkan dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) serta menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 6.600 kilogram CO₂e.

Capaian tersebut setara dengan 700.000 kali pengisian daya smartphone atau perjalanan kendaraan berbahan bakar bensin sejauh 33.000–40.000 kilometer, menjadikan Ultraverse Festival sebagai salah satu konser dengan dampak keberlanjutan paling signifikan di Tanah Air.

Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, menegaskan bahwa penerapan Zero Waste to Landfill dan Responsible Waste Management bukan sekadar program tambahan, melainkan bagian dari strategi inti perusahaan.

“ESG kami tempatkan sebagai fondasi operasional dan reputasi perusahaan. Setiap penyelenggaraan kegiatan besar dirancang dengan prinsip keberlanjutan yang terukur dan dapat direplikasi,” ujar Merza, Jumat (27/2/2026)

Ia menambahkan, penerapan konsep ini melanjutkan keberhasilan sebelumnya pada AXIS Nation Cup 2025 yang berhasil mengelola lebih dari 4,2 ton sampah. Pendekatan tersebut sekaligus memperkuat kepercayaan pelanggan dan mitra terhadap komitmen XLSMART menghadirkan konektivitas yang andal dan bertanggung jawab.

 

Strategi Pengelolaan Sampah di Tiga Kota

Dalam pelaksanaannya, XLSMART menerapkan pendekatan berbeda di setiap kota dengan menggandeng mitra pengelolaan lingkungan:

Jakarta mengusung konsep Zero Waste to Landfill bersama Waste4Change, memastikan sampah dipilah dari sumber, didaur ulang, dimanfaatkan kembali, hingga dikonversi menjadi energi.

Surabaya menerapkan strategi Reduce Waste to Landfill dengan fokus pengurangan sampah sejak tahap perencanaan acara dan optimalisasi ekonomi sirkular.

Denpasar (Bali) memprioritaskan Food Waste Management dengan menggandeng Z Bio, mengolah limbah makanan menjadi pakan ternak dan pupuk organik yang disalurkan kepada petani lokal.

Kolaborasi lintas mitra ini dinilai krusial mengingat konser musik berdurasi setengah hari berpotensi menghasilkan hingga 12.500 kilogram sampah jika tidak dikelola secara bertanggung jawab.

Manager Marketing Communication & Partnership Waste4Change, Pandu Priyambodo, mengapresiasi langkah XLSMART sebagai penyedia layanan telekomunikasi pertama yang menggelar konser serentak di tiga kota dengan penerapan responsible waste management.

Sementara itu, Co-founder Z Bio Fredric Tanuwijoyo menilai model ekonomi sirkular yang diterapkan di Bali tak hanya menekan timbulan sampah, tetapi juga mendorong praktik pertanian regeneratif dan pemberdayaan petani lokal.

Melalui Ultraverse Festival, XLSMART kembali menegaskan perannya sebagai pelopor event berkelanjutan di industri telekomunikasi nasional—membuktikan bahwa inovasi teknologi dan kepedulian lingkungan dapat berjalan beriringan untuk menciptakan dampak nyata bagi masa depan Indonesia.

Penulis: Rahmat Editor: Rahmat