banner 1280x160
Persib  

Thom Haye Buka Suara Soal Tuntutan Three-Peat

Selebrasi menggendong bayi ala Thom Haye usai menjebol gawang Persik. (Gani Kurniawan/BB)

BalikBandung – Gelandang Persib Bandung, Thom Haye, menegaskan bahwa target timnya untuk meraih gelar juara liga tiga kali berturut-turut tetap tidak berubah.

Menurut Haye, ambisi untuk mencetak hattrick gelar liga sudah menjadi target Persib sejak awal musim. Karena itu, kegagalan di kompetisi Asia tidak mengubah fokus utama tim.

“Saya rasa kami juga sudah berharap untuk meraih hattrick di liga. Mengenai hasil di ACL-2, itu hal yang terpisah dan kami hanya ingin melaju sejauh mungkin di kompetisi Asia,” ujar Haye.

BACA JUGA: Kapten Persib Langsung Bicara Borneo FC usai Tekuk Persik

Ia menilai kegagalan Persib di kompetisi Asia, khususnya pada laga di Ratchaburi di babak 16 besar, sedikit dipengaruhi faktor ketidakberuntungan. Haye bahkan merasa Persib sebenarnya memiliki kekuatan yang lebih baik dalam pertandingan tersebut.

“Sayangnya dalam laga di Ratchaburi kami terlalu banyak kebobolan. Tapi itu sedikit tidak beruntung karena menurut saya, kami adalah tim yang lebih kuat. Sayang kami gagal saat melakukan itu,” katanya.

Meski demikian, Haye menegaskan bahwa perjalanan Persib di kompetisi domestik sejauh ini berjalan cukup baik. Ia menilai tidak mudah bagi tim untuk tampil di dua kompetisi sekaligus, yakni liga domestik dan kompetisi Asia.

“Tapi di liga, kami juga sejak awal sudah ingin menjadi juara tiga kali beruntun dan hingga sekarang, saya rasa kami sudah menjalankan pekerjaan dengan baik. Karena tidak mudah bermain untuk ACL-2 dan liga seperti yang dilakukan kami,” ucapnya.

BACA JUGA: Cedera di Persis, Persib Tunggu Hasil Medis Febri Hariyadi

Kini, setelah tidak lagi berlaga di kompetisi Asia, Persib dapat sepenuhnya memusatkan perhatian pada liga. Persib juga masih kokoh di puncak klasemen denganr aihan 57 poin.

“Kini kami sudah tidak bermain di ACL, jadi kami bisa fokus di liga. Kami ingin meraih juara tiga kali beruntun dan itu tidak berubah. Itu satu-satunya hal yang menjadi fokus kami,” kata Haye.***