banner 1280x160
Persib  

‘Ledakan’ di Ruang Ganti Jadi Titik Balik Persib

Cerita Umuh Muchtar Saat Persib Tertinggal dari Bhayangkara FC

Skuad utama Persib saat tampil hadapi Persita Tangerang. (Gani Kurniawan/BB)

Balikbandung – Motivasi di ruang ganti menjadi titik balik Persib saat tertinggal 2-1 dari Bhayangkara FC, Kamis 30 April 2026. Persib menutup laga 2-4, membawa poin penuh dari Lampung.

Manajer tim, Umuh Muchtar, membocorkan suasana tegang yang berubah jadi energi besar bagi pemain. Menurut Umuh, pelatih Bojan Hodak langsung menyoroti kesalahan pemain dengan tegas.

Bojan juga pada jelaskan kesalahan-kesalahan, “Kamu salah ini, salah ini! Hei, salah kenapa?!” gitu kan. “Jangan sampai lagi!” Gitu,” kata Umuh Muchtar.

BACA JUGA: Marc Klok Bantah Tuduhan Bhayangkara FC Terkait Tindakan Rasisme

Setelah itu, Umuh ikut mengambil peran memberi semangat. Ia menegaskan pertandingan belum selesai dan masih ada peluang besar untuk menang.

“Masih ada 45 menit!” saya bilang. “Kalian jangan ragu, ya! Jangan pesimis! Kalian Insya Allah menang, Insya Allah menang!” Wah saya teriak-teriak jugalah di situ di hadapan para pemain,” kenang Umuh.

Di ruang ganti, pesan itu kembali ditegaskan dengan lebih kuat. Umuh meminta pemain bermain dengan pikiran dan tenaga berlipat.

“Jangan takut kalian! Semua harus, pikiran kalian, otak kalian dua kali lipat! Tenaga kalian walaupun capek saya juga mengerti kalian capek, dua kali lipat! Habiskan di sini, habiskan di sini! Ini final, ini final!” gitu,” katanya.

Umuh juga menyoroti sikap Bojan yang jarang terlihat marah. Ia melihat momen itu sebagai tanda kepemimpinan yang tepat.

“Di situ Bojan pun juga baru saya lihat lagi Bojan marah, ya. Baru lihat lagi Bojan marah. Nah inilah saya senang dengan pelatih seperti itu, mana waktunya marah, mana waktunya baik, begitu,” ujarnya.

BACA JUGA: Kisah Manajer Persib, Nekat Ke Lampung Meski Sakit

Situasi itu mengingatkannya pada kejadian sebelumnya di Singapura di kompetisi ACL Two. Saat itu, Bojan juga menunjukkan ketegasan dalam momen penting. Umuh menilai sikap seperti itu penting untuk membangun mental tim.

Hasilnya terlihat di babak kedua. Persib tampil lebih agresif dan berhasil membalikkan keadaan menjadi kemenangan 4-2. Umuh bersyukur pemain mampu merespons dengan baik. “Alhamdulillah pemain dengar dan bisa bawa poin,” ujarnya.***