banner 1280x160
Persib  

Malam Penuh Cerita di GBLA Saat Persib Tumbangkan Persik

Beckham Putra Nugraha dan Marc Klok tiup lilin kue ulang tahun Persib ke-93 usai laga kontra Persik, di GBLA, Senin 9 Maret 2026. (Gani Kurniawan/BB)

BalikBandung – Kemenangan 3-0 Persib Bandung atas Persik Kediri bukan sekadar tentang tiga poin. Laga yang berlangsung di GBLA, Senin 9 Maret 2026 itu berubah menjadi malam penuh cerita bagi Maung Bandung dan para pendukungnya.

Sederet fakta unik tersaji di laga tersebut. Persib berhasil mempertahankan rekor impresif di kandang. Hingga pekan ke-25, tim asuhan Bojan Hodak itu belum terkalahkan di GBLA dengan koleksi 13 kemenangan.

Ketajaman lini depan juga tetap terjaga. Penyerang Andrew Jung kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak Persib musim ini dengan torehan 10 gol.

BACA JUGA: Thom Haye Buka Suara Soal Tuntutan Three-Peat

Atmosfer pertandingan malam itu terasa lebih istimewa karena perayaan ulang tahun ke-93 Persib datang lebih awal. Bobotoh di tribun memberikan kejutan berupa kaus bertema ulang tahun kepada pemain dan ofisial tim. Tanggal hari jadi Persib itu sendiri jatuh pada 14 Maret.

Selepas pertandingan, suasana perayaan semakin terasa ketika para pendukung dan pemain bersama-sama melakukan prosesi tiup lilin. Gelandang Beckham Putra Nugraha dan kapten tim Marc Klok mewakili skuad untuk meniup lilin di tengah lapangan.

Momen kebersamaan itu semakin lengkap ketika pemain terbaik pertandingan, Frans Putros, bersama Layvin Kurzawa memimpin Viking Clap bersama para Bobotoh yang memenuhi stadion.

Di sisi lain, lini pertahanan Persib juga mencatatkan pencapaian penting. Hingga pekan ke-25, Maung Bandung telah mengoleksi 15 clean sheet sepanjang musim.

Satu hal yang paling menarik, jumlah penonton yang hadir dalam pertandingan tersebut tercatat 19.330 orang—angka yang identik dengan tahun kelahiran Persib, 1933.

BACA JUGA: Sikap Tegas Persib Usai Kakang Jadi Korban Ujaran Rasis

Malam di GBLA itu pun terasa lebih dari sekadar pertandingan sepak bola. Ia menjadi perpaduan antara kemenangan, rekor, dan perayaan yang mempererat ikatan antara Persib dan Bobotoh.***