banner 1280x160
Persib  

Ini Evaluasi Hodak Usai Persib Imbang & Bobol 4 Gol di Dua Laga

Persib versus PSBS Biak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (25/1/2026).
Pelatih Persib, Bojan Hodak memberikan intruksi kepada pemainnya saat pertandingan menghadapi PSBS Biak pada laga perdana putaran kedua atau pekan ke-18 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (25/1/2026). (Gani Kurniawan)

BalikBandung – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyoroti kesalahan individu sebagai faktor utama di balik hasil imbang 2-2 melawan Dewa United. Ia menilai, timnya perlu segera membenahi detail kecil agar tidak kembali merugikan diri sendiri.

Menurut Hodak, secara umum Persib tidak memberikan banyak peluang kepada lawan. Namun, kesalahan sendiri justru menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.

“Bagi saya, lihat, kami perlu mengubah hal-hal ini. Untungnya mereka tidak menciptakan terlalu banyak peluang dari beberapa kesalahan taktis, ini adalah kesalahan individu,” lanjutnya.

BACA JUGA: Sisa Laga ‘Mencekam’, Ini Pesan Tegas Umuh untuk Skuad Persib

Ia kembali menyoroti proses gol pertama yang dinilai tidak seharusnya terjadi. Momen itu menjadi pelajaran penting bagi tim untuk tetap fokus sepanjang pertandingan.

“Dan seperti yang saya katakan, gol pertama adalah sesuatu yang seharusnya tidak terjadi,” katanya.

Meski demikian, Hodak melihat sisi positif dari permainan menyerang timnya. Persib dinilai mampu menciptakan peluang, meski menghadapi situasi yang tidak mudah.

“Jadi kami hanya perlu fokus pada hal itu dan secara penyerangan kami menciptakan peluang lagi,” ucapnya.

Ia menjelaskan, pertandingan menjadi lebih sulit ketika lawan memilih bermain bertahan setelah kehilangan satu pemain. Hal itu membuat ruang menjadi sempit.

“Sulit untuk bermain karena mereka ‘memarkir bus’ setelah mendapatkan kartu merah. Jadi tidak mudah untuk menemukan ruang,” sambungnya.

BACA JUGA: Performa Ramon Tanque Meningkat, Pelatih Pilatesnya Angkat Bicara

Karena itu, Hodak meminta timnya untuk kembali tenang dan fokus pada permainan sendiri. Ia juga menyinggung pentingnya dukungan saat bermain di kandang.

“Namun pada akhirnya saya pikir kami hanya perlu tenang kembali, fokus pada permainan kami, stadion kami. Terutama jika penuh, tidak mudah bermain di sana. Jadi di sanalah kami memiliki pemain tambahan di kandang, saya berharap demikian,” lanjutnya.

Terkait catatan kebobolan dalam dua laga terakhir, Hodak menilai situasi tersebut tidak bisa dilihat secara sederhana. Ia menyinggung kondisi saat Persib harus bermain dengan sepuluh pemain di laga sebelumnya.

“Sepanjang musim para pemain bermain tanpa kesalahan. Jadi, pertandingan terakhir (melawan Bali United), kami kebobolan dua gol dengan sepuluh orang,” tambahnya.

Menurutnya, kondisi bermain dengan jumlah pemain yang tidak seimbang tentu memengaruhi jalannya pertandingan. Hal itu tidak bisa disamakan dengan situasi normal.

“Jadi, ini tidak sama saat anda bermain dengan sepuluh dan sebelas orang,” katanya.

Sementara untuk dua gol yang terjadi di laga ini, Hodak memilih tidak banyak berkomentar. Ia menyebut akan menyampaikan hal tersebut melalui jalur resmi terkait wasit.

“Dan saya tidak ingin memberikan komentar tentang kedua gol tersebut karena saya akan menyebutkan hal ini dalam laporan kepada (ofisial) tentang wasit,” ujarnya.

BACA JUGA: Training Center & Fasilitas Latihan Persib Jadi Pertimbangan Kontrak Hodak?

Meski ada evaluasi, Hodak tetap memberikan apresiasi terhadap kinerja lini belakang timnya secara keseluruhan musim ini. Ia menilai para pemain sudah tampil cukup solid.

“Dan saya tidak berpikir bahwa ada masalah tentang hal itu. Hal ini terkadang terjadi, tapi pada akhirnya saya cukup senang dengan cara para pemain bertahan bermain,” pungkasnya.***