BALIKBANDUNG.id – Grab-OVO terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan bisnis. Melalui program Kota Masa Depan (Kolaborasi Nyata untuk Masa Depan) #BeraniDigital, Grab-OVO kini hadir di Cirebon sebagai kota ke-18.
Program tersebut dijalankan berkolaborasi dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia serta Pemerintah Kota Cirebon.
Peresmian program dilakukan di Kantor Wali Kota Cirebon, Kamis (1/10), dengan dihadiri perwakilan Kementerian UMKM, Pemerintah Kota Cirebon, Grab Indonesia dan pelaku UMKM.
Dalam program ini, pelaku UMKM mendapatkan pelatihan mengenai pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan visibilitas produk, mengelola keuangan hingga menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung aktivitas bisnis.
AI diperkenalkan sebagai alat bantu yang dapat digunakan pelaku usaha dalam kegiatan sehari-hari. Di antaranya menyusun deskripsi produk, mencari ide konten promosi, merangkum masukan pelanggan hingga membantu membuat perencanaan kerja sederhana.
Staf Khusus Menteri UMKM Hasby M. Zamri mengatakan, digitalisasi kini menjadi bagian penting dalam pengembangan UMKM.
“Digitalisasi bukan lagi sebuah kebutuhan, tetapi sudah menjadi keharusan,” tuturnya.
Menurut Hasby, dukungan terhadap UMKM perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pelaku usaha tidak hanya masuk ke ekosistem digital, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas dan mengembangkan bisnis.
Selain pelatihan teknologi, pelaku UMKM juga mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan pilihan akses pendanaan digital melalui GrabModal by OVO Finansial.
Direktur Grab Indonesia Richard Aditya mengatakan, kehadiran Kota Masa Depan #BeraniDigital di Cirebon merupakan bagian dari upaya mendekatkan akses teknologi dan pengembangan kapasitas kepada pelaku usaha di berbagai daerah.
“Setiap kota memiliki karakter dan potensi usaha yang berbeda. Di Cirebon, kami melihat peluang untuk membantu pengusaha UMKM memanfaatkan teknologi sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka,” kata Richard.
Ia menambahkan, teknologi dapat dimanfaatkan untuk membantu UMKM menjangkau pelanggan, meningkatkan produktivitas hingga mengelola usaha.
Melalui program tersebut, Grab-OVO berharap semakin banyak pelaku UMKM di Cirebon mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkannya untuk mengembangkan usaha.*






