Balikbandung.id – Suasana harmonis mewarnai sektor penjaga gawang Persib Bandung di tengah ketatnya persaingan mengamankan posisi utama di bawah mistar gawang.
Kiper muda berbakat, Fitrah Maulana, memastikan tidak ada gesekan maupun konflik internal di antara para pengawal benteng terakhir Maung Bandung.
Bagi Fitrah, urusan siapa yang berdiri di lapangan murni merupakan hak prerogatif dan keputusan taktik dari jajaran tim pelatih.
BACA JUGA LUR: Misi Sulit Madura United Pertahankan Rekor Kandang Lawan Persib
“Ah saya mah, pelatih suruh main, main. Kalau engga, kata pelatih jangan main, ya udah saya support gitu saja sih,” ujar Fitrah usai tampil apik melawan Persik, Ahad 18 Oktober 2026.
Mentalitas profesional tersebut membuat hubungan emosional antara dirinya, Teja Paku Alam, dan Rakha Syafaka tetap terjalin sangat erat tanpa ada rasa saling sikut.
Seluruh penjaga gawang Pangeran Biru mengutamakan kepentingan klub di atas ambisi individu demi menjaga kestabilan tim.
BACA JUGA LUR: Nirbobol 90 Menit, Fitrah Maulana Bongkar Peran Sosok Penting Ini di Balik Layar!
“Jadi kita tidak ada saling konflik lah di antara kita berdua, begitu juga dengan Rakha, jadi kita setiap ada yang main, pasti kita dukung,” tutur Fitrah menegaskan.
Dari 5 kali pertandingan di Super League, Fitra Maulana sudah dua kali dipercaya tampil oleh pelatih. Sementara Teja Paku Alam sudah tiga kali mengawal gawang Persib.***







