banner 1280x160

AMD Ryzen AI 400 Series Tawarkan Kemampuan Komputasi AI hingga 60 TOPS

AMD Indonesia memperkenalkan jajaran prosesor Ryzen AI 400 Series dengan kemampuan pemrosesan AI hingga 60 TOPS. Inovasi ini dirancang untuk menghadirkan performa komputasi lebih optimal, efisien, dan mendukung produktivitas pengguna. (BB/Gani Kurniawan)

BALIKBANDUNG.id – AMD memperkenalkan prosesor Ryzen™ AI 400 Series sebagai bagian dari pengembangan teknologi komputasi berbasis kecerdasan buatan. Prosesor generasi terbaru ini menawarkan kemampuan pemrosesan AI hingga 60 TOPS melalui Neural Processing Unit (NPU).

Teknologi tersebut dirancang untuk mendukung perangkat PC Copilot+ sekaligus menjawab kebutuhan pengguna terhadap laptop yang memiliki kemampuan komputasi lebih tinggi, efisien, dan mampu menjalankan berbagai aplikasi berbasis AI.

BACA JUGA LUR: AMD Perkenalkan Ryzen AI Max+ 392 dan 388, Bidik Kreator Konten hingga Gamer

Ryzen AI 400 Series dibangun menggunakan arsitektur CPU Zen 5 dan NPU berbasis AMD XDNA™ 2 generasi kedua. Kombinasi tersebut memungkinkan pemrosesan berbagai pekerjaan berbasis kecerdasan buatan dilakukan secara lebih optimal.

AMD menghadirkan beberapa pilihan prosesor dalam keluarga Ryzen AI 400 Series, mulai dari Ryzen AI 9 HX 475, Ryzen AI 9 HX 470, Ryzen AI 9 465, Ryzen AI 7 450, Ryzen AI 7 445, Ryzen AI 5 435, hingga Ryzen AI 5 430.

Jajaran prosesor tersebut menyasar berbagai segmen pengguna, mulai dari kalangan profesional, kreator konten, hingga masyarakat yang membutuhkan perangkat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

BACA JUGA LUR: AMD Perkuat Inovasi Ryzen AI, Dorong Produktivitas dan Kreativitas Pengguna

Consumer Product Marketing Manager AMD Indonesia, Donnie Brahmandhika, menjelaskan bahwa pengembangan teknologi prosesor Ryzen AI mempertimbangkan kebutuhan konsumen yang semakin beragam.

Integrasi CPU, GPU, dan NPU memungkinkan perangkat menjalankan berbagai pekerjaan secara lebih optimal. Kemampuan tersebut menjadi penting seiring meningkatnya penggunaan aplikasi berbasis AI untuk mendukung produktivitas dan kreativitas.

Salah satu kemampuan yang menjadi perhatian adalah pemrosesan AI secara lokal atau on-device AI. Melalui teknologi ini, sejumlah pekerjaan berbasis AI dapat diproses langsung di perangkat tanpa harus selalu terhubung ke server cloud.

BACA JUGA LUR: Laptop Berbasis AMD Ryzen AI Hadir di Indonesia, Sejumlah Merek Siap Bersaing

Pendekatan tersebut juga memberikan keleluasaan bagi CPU dan GPU untuk tetap menjalankan pekerjaan komputasi lainnya.

Selain kemampuan pemrosesan, efisiensi daya turut menjadi perhatian dalam pengembangan Ryzen AI 400 Series, terutama untuk perangkat laptop yang mengutamakan mobilitas.

Dengan kemampuan NPU hingga 60 TOPS, AMD menghadirkan dukungan komputasi AI yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan perangkat PC modern.

Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya AMD memperluas pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan melalui perangkat komputer yang semakin adaptif terhadap kebutuhan penggunanya.*