banner 1280x160
Ragam  

SBM ITB Lepas 248 Wisudawan, Perkuat Semangat Kolaborasi dan Inovasi

Wisudawan SBM ITB angkatan 2026 berfoto bersama dalam Graduation Night di Aula Barat ITB, Bandung. Sebanyak 248 lulusan resmi dilepas dengan semangat kewirausahaan, kepemimpinan, inovasi, dan kolaborasi untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (Dok. SBM ITB)

BALIKBANDUNG.id – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) melepas 248 wisudawan dan wisudawati dalam acara Graduation Night sesi kedua yang digelar di Aula Barat ITB, Sabtu (31/10/2026).

Momen syukuran wisuda tersebut menjadi ajang perayaan perjalanan akademik sekaligus penegasan pentingnya semangat kewirausahaan, kepemimpinan, inovasi, dan kolaborasi bagi para lulusan dalam menghadapi tantangan masa depan.

Acara dihadiri para wisudawan angkatan 2026 bersama orang tua, jajaran dekan, ketua program studi, tenaga kependidikan, serta tamu undangan.

Suasana perayaan berlangsung meriah sejak awal acara. Prosesi diawali dengan arak-arakan wisudawan yang disambut penampilan ondel-ondel dan Roga, maskot ITB. Lagu “Terbanglah Tinggi Menuju Angkasa” mengiringi langkah para lulusan memasuki aula dengan didampingi masing-masing ketua program studi.

Rombongan lulusan Program Studi Kewirausahaan memasuki aula terlebih dahulu, kemudian disusul lulusan Program Studi Manajemen. Prosesi dilanjutkan dengan sesi foto bersama di atas panggung.

Pada kesempatan tersebut, SBM ITB melepas 248 lulusan, terdiri atas 49 wisudawan Program Studi Kewirausahaan dan 199 wisudawan Program Studi Manajemen.

Dari Program Studi Kewirausahaan, sebanyak 21 lulusan meraih predikat summa cum laude, 12 magna cum laude, dan 13 cum laude. Sementara dari Program Studi Manajemen, masing-masing 31 lulusan meraih summa cum laude, 34 magna cum laude, dan 81 cum laude.

Jika digabungkan dengan Syukuran Wisuda sesi pertama, total lulusan SBM ITB pada 2026 mencapai 477 orang.

Dekan SBM ITB, Prof. Dr. Aurik Gustomo, S.T., M.T., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para ketua program studi yang telah mendampingi mahasiswa selama masa pendidikan. Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh lulusan yang telah menyelesaikan perjalanan akademiknya.

Menurutnya, para lulusan SBM ITB diharapkan mampu memberikan kontribusi dan dampak positif bagi masyarakat Indonesia dengan menerapkan tiga nilai utama yang ditanamkan selama menempuh pendidikan, yakni kewirausahaan, kepemimpinan, dan inovasi.

“Saya yakin Anda semua adalah Soekarno muda. Hari ini SBM mempersembahkan 248 pemuda dan pemudi yang akan memberikan dampak bagi masyarakat Indonesia, dengan menerapkan tiga jiwa yang ditanamkan SBM, yaitu kewirausahaan, leadership, dan innovation,” ujarnya.

Ia menegaskan, ketiga nilai tersebut bukan sekadar semboyan institusi, melainkan prinsip yang terus diterapkan dalam lingkungan pendidikan SBM ITB.

Pengakuan terhadap kualitas pendidikan tersebut, lanjutnya, juga tercermin melalui pemeringkatan QS 2027 untuk program magister bisnis yang menempatkan SBM ITB sebagai sekolah bisnis terbaik di Indonesia.

Selain itu, Prof. Aurik mengingatkan pentingnya membangun kolaborasi lintas disiplin dan lintas institusi. Menurutnya, ilmu pengetahuan yang dikembangkan secara monodisiplin akan sulit memberikan hasil optimal apabila tidak disertai kerja sama dengan pihak lain.

Karena itu, para lulusan didorong untuk memperluas jejaring, membangun kolaborasi hingga tingkat global, serta tetap rendah hati dalam mengembangkan kemampuan dan pengetahuan.

“Begitu melangkah keluar dari ruangan ini, ada banyak hal yang membuat Anda bertumbuh secara cepat di luar sana. Namun, Anda harus senantiasa mengingat bahwa Anda merupakan lulusan SBM ITB. Lima, sepuluh, bahkan mungkin puluhan tahun lagi, SBM ITB akan membutuhkan kedatangan kalian, sebagai seorang lulusan yang berhasil,” tuturnya.

Rangkaian acara juga diisi dengan tayangan kilas balik perjalanan studi mahasiswa SBM ITB angkatan 2026. Tayangan tersebut merangkum berbagai pengalaman selama perkuliahan, mulai dari presentasi pitch deck, mengerjakan tugas, hingga membangun persahabatan.

Momen tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan pendidikan tidak hanya membentuk kemampuan akademik, tetapi juga nilai kebersamaan dan semangat memberikan kontribusi bagi masyarakat melalui prinsip for the greater good.

Dalam kesempatan yang sama, SBM ITB memberikan empat penghargaan kepada lulusan berprestasi.

Penghargaan Academic Excellence Award diraih Luthfia Nur Azizah dengan IPK 3,99. Untuk kategori kelas internasional, penghargaan serupa diberikan kepada Tabina Amarilla Putri Arief dengan IPK 3,86.

Sementara itu, Young Entrepreneur Award diberikan kepada Fidela Ivena Christiani dengan IPK 3,97. Adapun Sustain Impact Venture Award diraih Pande Putu Bintang Citra Rahayu dengan IPK 3,97 atas dedikasinya dalam mengembangkan inovasi dan usaha yang memberikan dampak bagi lingkungan, sosial, dan teknologi.

Acara kemudian ditutup dengan prosesi pemanggilan wisudawan. Para lulusan Program Studi Kewirausahaan maju satu per satu untuk bersalaman dengan dekan dan ketua program studi, disusul lulusan Program Studi Manajemen.

Malam syukuran wisuda SBM ITB 2026 pun berakhir dengan nyanyian bersama. Lebih dari sekadar perayaan kelulusan, momen ini menjadi awal perjalanan baru bagi para lulusan untuk menerapkan ilmu, memperluas kolaborasi, dan menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.*