Balikbandung.id – Kepastian langkah Persib Bandung melaju ke babak 16 besar AFC Champions League (ACL) Two musim 2026/27 menyisakan cerita membanggakan sekaligus mengejutkan bagi sang juru taktik, Igor Tolic. Pelatih asal Kroasia tersebut secara terbuka mengakui bahwa pencapaian gemilang ini merupakan sesuatu yang sama sekali tidak terduga sejak awal fase grup bergulir.
Berstatus sebagai tim yang bukan unggulan di Grup E, Maung Bandung justru mampu membalikkan prediksi berkat kerja keras dan lingkungan tim yang sangat kondusif.
“Menurut saya, ini sepenuhnya tidak terduga. Saya pikir, bagi saya setidaknya, kami bekerja keras, kami mencoba menciptakan lingkungan yang tepat dengan para pemain yang tepat. Kami saling menghormati, menjalani pertandingan demi pertandingan, jadi kami bukanlah favorit di grup ini, karena ada FC Seoul,” ujar Igor Tolic.
BACA JUGA LUR: Pelatih Persib Ungkap Kunci Sukses Remontada Kontra Melbourne Victory
Keberuntungan turut memihak skuad Pangeran Biru pada awal kompetisi ketika FC Seoul sempat menurunkan pemain pelapis, yang dimanfaatkan dengan baik untuk meraup kemenangan krusial.
Konsistensi permainan kemudian dijaga lewat organisasi pertahanan yang sangat solid saat menghadapi wakil Vietnam, Viettel FC maupun pertemuan kontra Melbourne Victory.
“Tapi kami beruntung bahwa mereka menempatkan skuad muda dengan beberapa pemain yang absen dari laga pertama, jadi kami mendapat kemenangan, jadi ini adalah awal yang baik. Kemudian kami sangat terorganisir dalam bertahan melawan tim Vietnam dan juga laga kedua, laga pertama melawan Melbourne Victory. Kemudian kami mengumpulkan poin,” kata Tolic merinci perjalanan timnya.
Memasuki pertandingan penentuan, situasi di lapangan memungkinkan tim pelatih untuk mengatur tempo dan menerapkan strategi secara fleksibel tanpa beban berlebih.
BACA JUGA LUR: Umuh ‘Larang’ Persib Pulang Tanpa Poin dari Kandang Melbourne Victory!
“Hari ini bukan laga hidup-mati bagi kami, kami dapat mengontrol, kami tidak harus menang, kami hanya perlu bermain imbang sehingga kami dapat memanipulasi dalam permainan, melakukan apa yang diperlukan untuk menang atau imbang. Dan kemudian pada akhirnya kami mengambil beberapa risiko dan kami menang,” ungkapnya.
Menutup refleksinya, Tolic memberikan apresiasi tinggi kepada kualitas seluruh kontestan grup yang memberikan persaingan sangat ketat sekaligus menyatakan kesiapan timnya menatap babak selanjutnya.
“Itu yang seperti saya katakan, kami adalah underdog di awal, tetapi kualitas tim lain sangat, sangat baik. Dan kami tidak sabar untuk melihat apa yang terjadi di babak selanjutnya,” pungkas Tolic.***







