banner 1280x160
Ragam  

UniPin Dukung Kampanye KONI Pusat, Dorong Generasi Muda Seimbangkan Pendidikan dan Olahraga

KONI Pusat, Densus 88 AT Polri, dan Senior VP Community UniPin Global, Debora Imanuella, berfoto bersama usai pertemuan penjajakan kolaborasi untuk mendukung pengembangan talenta muda melalui olahraga. (Dok. UniPin)

BALIKBANDUNG.id – Pengembangan talenta muda menjadi salah satu kunci dalam membangun masa depan olahraga Indonesia. Dukungan terhadap pembinaan sejak dini pun terus diperkuat, salah satunya melalui kolaborasi antara UniPin dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat.

UniPin menunjukkan dukungannya terhadap kampanye KONI Pusat bertajuk “Mimpi Besar, Sekolah Kelar: No Drop Out, Just Level Up”. Program ini mendorong generasi muda agar tetap mengutamakan pendidikan sekaligus aktif mengembangkan potensi diri melalui kegiatan olahraga.

Kampanye yang diinisiasi Bidang Media dan Humas KONI Pusat tersebut bertujuan meningkatkan partisipasi generasi muda dalam aktivitas olahraga sekaligus membuka kesempatan bagi mereka untuk mengenal berbagai cabang olahraga.

Melalui sosialisasi dan pembinaan yang melibatkan KONI di tingkat daerah, program ini diharapkan mampu memperluas akses generasi muda terhadap kegiatan olahraga serta melahirkan talenta potensial yang dapat berkembang menjadi atlet berprestasi.

Dukungan UniPin terlihat melalui kehadiran Senior VP Community UniPin Global, Debora Imanuella, dalam agenda penjajakan kolaborasi antara KONI Pusat dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di Gedung Presisi, Kamis (29/10/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi lintas sektor dalam mendukung pengembangan generasi muda melalui kegiatan olahraga.

Staf Ahli Ketua Umum KONI Pusat, Letkol Purn. Hamka Handaru, mengatakan pencapaian prestasi olahraga nasional membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak.

“Prestasi olahraga tidak hanya menjadi tanggung jawab KONI Pusat, tetapi membutuhkan keterlibatan dan dukungan berbagai pihak. Bersama-sama, kita dapat membangun prestasi olahraga Indonesia,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Densus 88 Irjen Pol. Tubagus Ami Prindani turut menyoroti peran olahraga dalam membentuk karakter generasi muda.

Menurutnya, olahraga tidak hanya berkaitan dengan pencapaian prestasi, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai penting seperti sportivitas, persahabatan, kepatuhan terhadap aturan, dan sikap saling menghormati.

Sementara itu, Kepala Bidang Media dan Humas KONI Pusat, Tirto Prima Putra, menjelaskan kampanye “Mimpi Besar, Sekolah Kelar: No Drop Out, Just Level Up” merupakan upaya mendorong generasi muda agar tidak meninggalkan pendidikan ketika mengembangkan potensi di bidang olahraga.

Ia menilai olahraga memiliki sifat inklusif karena memberikan kesempatan kepada setiap individu untuk berpartisipasi dan berkembang tanpa memandang latar belakang.

Dengan pembinaan dan partisipasi yang berkelanjutan, generasi muda diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk meniti karier sebagai atlet berprestasi yang mampu membawa nama daerah maupun Indonesia di berbagai kompetisi.

UniPin Dorong Ekosistem Pembinaan Atlet Muda

Senior VP Community UniPin Global, Debora Imanuella, menyampaikan bahwa pengembangan talenta muda membutuhkan ekosistem yang mampu menyediakan ruang, kesempatan, dan dukungan agar potensi setiap individu dapat berkembang secara optimal.

Menurutnya, olahraga menjadi salah satu sarana penting bagi generasi muda untuk mengenali kemampuan diri, membangun kedisiplinan, serta mengembangkan semangat berkompetisi.

“Setiap anak muda memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui kesempatan dan lingkungan yang tepat. Kami melihat olahraga sebagai salah satu ruang penting bagi generasi muda untuk mengenali kemampuan diri, membangun disiplin, serta mengembangkan semangat berkompetisi,” ujar Debora.

Ia menambahkan, UniPin mendukung inisiatif KONI Pusat karena pembinaan sejak dini menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi atlet berprestasi di Indonesia.

Melalui dukungan tersebut, UniPin berharap semakin banyak generasi muda memperoleh akses dan kesempatan untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga tanpa mengesampingkan pendidikan.

Kolaborasi berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat ekosistem pembinaan atlet nasional sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi talenta muda untuk tumbuh, berkembang, dan meraih prestasi di masa depan.*