Spanduk penolakan rencana pembangunan koridor Bus Rapid Transit (BRT) terpasang di lapak pedagang kaki lima (PKL), Jalan Ahmad Yani, Cicadas, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (18/1/2026). (Gani Kurniawan)
BalikBandung – Spanduk penolakan rencana pembangunan koridor Bus Rapid Transit (BRT) terpasang di lapak pedagang kaki lima (PKL), Jalan Ahmad Yani, Cicadas, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (18/1/2026).
Para PKL di kawasan tersebut menolak pembangunan koridor BRT setelah adanya plang dan pemberitahuan rencana pembangunan.
Mereka menilai bahwa pemerintah bertindak sepihak tanpa adanya kesepakatan mengenai nasib PKL Cicadas, apakah mereka akan direlokasi atau diberi kompensasi.***
Spanduk penolakan rencana pembangunan koridor Bus Rapid Transit (BRT) terpasang di lapak pedagang kaki lima (PKL), Jalan Ahmad Yani, Cicadas, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (18/1/2026). (Gani Kurniawan)Spanduk penolakan rencana pembangunan koridor Bus Rapid Transit (BRT) terpasang di lapak pedagang kaki lima (PKL), Jalan Ahmad Yani, Cicadas, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (18/1/2026). (Gani Kurniawan)Spanduk penolakan rencana pembangunan koridor Bus Rapid Transit (BRT) terpasang di lapak pedagang kaki lima (PKL), Jalan Ahmad Yani, Cicadas, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (18/1/2026). (Gani Kurniawan)Spanduk penolakan rencana pembangunan koridor Bus Rapid Transit (BRT) terpasang di lapak pedagang kaki lima (PKL), Jalan Ahmad Yani, Cicadas, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (18/1/2026). (Gani Kurniawan)