banner 1280x160

BIJB Kertajati Disiapkan Jadi Pusat Industri Strategis Pertahanan dan Kedirgantaraan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu Kementerian Pertahanan di BIJB Kertajati, membahas rencana pengembangan kawasan menjadi pusat industri strategis pertahanan dan kedirgantaraan. (Foto; Humas Pemprov Jabar)

BALIKBANDUNG.id – Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati disiapkan untuk dikembangkan menjadi pusat industri strategis pertahanan dan kedirgantaraan dalam negeri.

Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan) di BIJB Kertajati, Kamis (1/10/2026).

Dedi mengatakan, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut pembahasan sebelumnya di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang. Kerja sama pengelolaan BIJB Kertajati nantinya akan dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Menurut Dedi, tahap awal pengembangan kawasan tidak semata-mata mengejar aspek komersial. Fokusnya adalah membangun ekosistem industri kedirgantaraan, mulai dari keberadaan PTDI, fasilitas MRO, bengkel pesawat hingga industri penunjang.

“Pada akhirnya nanti kebutuhan komersialnya akan tumbuh,” ujar Dedi.

Sementara itu, Kepala Badan Logistik Pertahanan Kemhan Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari mengatakan rencana kerja sama tersebut telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan mendapat tanggapan positif.

Yusuf menyebut sejumlah fasilitas dan kegiatan akan diarahkan ke BIJB Kertajati, termasuk sekolah penerbang TNI AU, skuadron udara dari Bandara Halim Perdanakusuma, serta PTDI dan perusahaan yang menjadi mitranya.

“Kami berharap di bulan Januari pembangunannya. Sekolah penerbangan November atau Desember jika diizinkan, agar ada kegiatan,” katanya.*