banner 1280x160
Persib  

Persib Menang, Hodak Ungkap Masalah Besar di Depan Gawang

Sundulan Patricio Matricardi membawa Persib menang 1-0 atas PSIM di GBLA, Senin 4 Mei 2026. (Gani Kurniawan/BB)

Balikbandung – Persib Bandung meraih kemenangan tipis 1-0 atas PSIM Jogja di GBLA, Senin 4 Mei 2026, namun penyelesaian akhir kembali menjadi sorotan. Pelatih Bojan Hodak menilai anak asuhnya masih gugup saat berada di depan gawang, sehingga gagal “membunuh” pertandingan lebih cepat.

Menurut Hodak, Persib sebenarnya memulai laga dengan baik. Mereka mampu mencetak gol lebih dulu, tetapi setelah itu justru kehilangan agresivitas.

“Kami bisa mencetak gol cepat, lalu kami terlalu banyak menunggu. Kami tidak terlalu bermain menyerang,” kata Hodak usai laga.

BACA JUGA: Marc Klok Bantah Tuduhan Bhayangkara FC Terkait Tindakan Rasisme

Ia melihat timnya justru memberikan ruang bagi PSIM untuk menguasai bola. Meski demikian, lawan tidak mampu menciptakan peluang yang benar-benar berbahaya.

“Mereka menguasai bola, tapi tidak punya peluang yang benar-benar berbahaya,” ujarnya.

Di sisi lain, Persib tetap menciptakan sejumlah peluang, terutama di babak kedua. Namun, ketenangan di momen akhir masih menjadi masalah.

“Kami masih gugup ketika berada di depan gawang. Ini yang kami butuhkan untuk ‘kill the game’,” ucapnya.

Hodak menilai performa timnya tidak buruk secara keseluruhan. Ia yakin hasil pertandingan bisa terlihat jauh lebih meyakinkan jika satu gol tambahan berhasil tercipta.

“Jika saja kami bisa mencetak satu gol lagi, semua orang akan bilang ini permainan yang fantastis,” katanya.

BACA JUGA: “Itu Bohong!”, Manajer Persib Geram Soal Tuduhan Rasis ke Marc Klok

Meski begitu, Hodak tetap mensyukuri hasil akhir. Ia menegaskan tiga poin menjadi hal paling penting, apalagi seluruh pemain terhindar dari kartu kuning.

“Tiga poin yang terpenting. Tidak ada yang terkena kartu kuning dan semua bisa bermain saat melawan Persija. Ini yang paling penting,” tutupnya.***