banner 1280x160

Satria Muda Gasak Hang Tuah Jakarta di Bandung Arena

Modal Hadapi Kesatria Bengawan Solo

Pertandingan Satria Muda Pertamina Bandung vs Hang Tuah Jakarta di Bandung Arena, Ahad 8 Februari 2026. (MO Satria Muda)

BalikBandung – Dengan ritme cepat dan intensitas tinggi sejak tip-off, Satria Muda Pertamina Bandung kembali menegaskan karakternya sebagai tim dengan identitas kuat.

Bermain di hadapan publik sendiri di Bandung Arena, mereka menundukkan Hang Tuah Jakarta dengan skor meyakinkan 77-57, sekaligus mengamankan kemenangan kedua beruntun setelah sebelumnya menaklukkan Bogor Hornbills.

Satria Muda membuka laga dengan kombinasi Dame Diagne, Chad Brown, Jalen Jones, Yudha Saputera, dan Abraham Damar Grahita.

BACA JUGA: Satria Muda Raih Hasil Positif di Laga Kandang Ketiga

Lima awal ini menghadirkan keseimbangan antara agresivitas menyerang dan kedisiplinan bertahan—sebuah fondasi yang sejak awal menjadi arah permainan tuan rumah.

Laga berjalan keras dan penuh adu fisik. Dua poin pertama Jalen Jones menjadi pembuka keunggulan, meski Hang Tuah sempat menguasai momentum dan memimpin di kuarter pertama.

Namun Satria Muda tidak kehilangan kendali permainan. Mereka menutup kuarter pembuka dengan skor 17-20, lalu perlahan memangkas jarak hingga hanya terpaut satu poin saat halftime, 38-39.

Kepercayaan Coach Djorje terhadap kedalaman skuad terlihat jelas melalui rotasi berani, termasuk menurunkan empat pemain lokal secara bersamaan. Keputusan tersebut memberi energi baru, memperkuat organisasi pertahanan, dan menjaga intensitas permainan.

Memasuki kuarter ketiga, Satria Muda mulai mengambil alih kendali sepenuhnya. Pertahanan solid dan efektivitas dari garis lemparan bebas mengantar mereka berbalik unggul 59-50.

BACA JUGA: IBL All Star 2026 Digelar di Bandung, Catat Waktunya!

Momentum terus terjaga di kuarter terakhir. Tekanan konsisten di sisi pertahanan, ditambah kontribusi signifikan dari bangku cadangan, membuat jarak angka kian melebar hingga mencapai 20 poin. Peluit akhir pun menutup laga dengan kemenangan dominan 77-57 untuk tuan rumah.

Kolektivitas menjadi pembeda utama. Jalen Jones memimpin perolehan angka dengan 19 poin, disusul Jordan Ivy-Curry yang tampil impresif dari bangku cadangan dengan 18 poin.

Yudha Saputera menambahkan 13 poin, sementara Chad Brown menyumbang 10 poin, menegaskan kedalaman dan keseimbangan skuad Satria Muda. Dominasi rebound, pergerakan bola yang rapi, serta efisiensi serangan berpadu dengan pertahanan disiplin yang menghasilkan 24 assist dan kontrol permainan sepanjang laga.

Usai laga Jalen Jones menekankan bahwa kemenangan ini lahir dari kerja tim yang solid.

“Ini benar-benar hasil kerja sama tim. Coach selalu menekankan pentingnya defense, karena dari sana kami membangun momentum—mendapatkan stops lalu berlari di transisi.

BACA JUGA: Umuh: Kalau Persib Kalah Keterlaluan!

“Saat lawan bermain zona, kami mengeksekusi set play dengan disiplin,” ujar Jones.

Ia menambahkan, “Semua pemain membawa energi, saling percaya, berbagi bola, dan mengikuti game plan. Itu yang membuat kami tampil solid.”

Coach Djorje pun menyampaikan pandangan serupa. Menurutnya, persiapan matang dan kemampuan beradaptasi menjadi kunci konsistensi tim.

“Setiap pertandingan kami menganalisis kekuatan lawan dan potensi ancaman mereka. Fokus utama kami adalah melindungi ring, lalu mencari cara menyerang dan mengeksploitasi kelemahan mereka,” jelasnya.

Ia juga mengungkap penyesuaian taktik yang dilakukan di tengah laga.

BACA JUGA: Pelatih Persib Berharap Opsi Darurat di Bawah Mistar Tak Sampai Digunakan

“Kami sempat menghadapi masalah di posisi lima akibat foul cepat, sehingga beralih ke plan B dengan rotasi dan help defense.”

Kami mampu mengontrol paint, memaksa mereka mengambil tembakan sulit, lalu memaksimalkan transisi. Dari situ permainan menjadi lebih mudah,” tutup Djorje.

Masih dalam rangkaian laga kandang, Satria Muda Pertamina Bandung selanjutnya akan menjamu Kesatria Bengawan Solo pada Sabtu, 14 Februari 2026, di Bandung Arena.***