banner 1280x160
Ragam  

Fenomena Ekuinoks Menyapa Indonesia, Momen Matahari Melintas Tepat di Atas Khatulistiwa

Ilustrasi matahari. (Jplenio/Pixabay)

Balikbandung.id – Fenomena astronomis tahunan ekuinoks (equinox) menyapa kawasan Indonesia pada Rabu, 23 September 2026. Peristiwa alam ini menandai momen ketika posisi Matahari berada tepat di atas garis ekuator atau khatulistiwa, sehingga membuat durasi waktu siang dan malam di seluruh belahan bumi terasa hampir persis sama panjang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa ekuinoks merupakan fenomena alam rutin yang terjadi dua kali dalam setahun, yakni pada Maret dan September. Kemiringan sumbu rotasi bumi terhadap orbitnya saat mengelilingi Matahari menjadi penyebab utama munculnya lintasan semu tahunan tersebut.

Pihak BMKG mengimbau masyarakat agar tidak perlu cemas terhadap rumor yang mengaitkan ekuinoks dengan lonjakan suhu ekstrem atau gelombang panas (heatwave). Kendati radiasi sinar matahari terasa lebih terik saat tengah hari, fenomena ini tidak mengakibatkan kenaikan suhu udara secara drastis di luar batas normal harian.

BACA JUGA LUR: Pemkot Bandung Rancang Jalur Langsung Tol Pasteur ke Bandara Husein

“Ekuinoks adalah fenomena astronomis yang wajar dan rutin terjadi. Posisi Matahari yang tepat berada di atas khatulistiwa memang memaksimalkan penerimaan sinar matahari di wilayah Indonesia, namun kondisi ini bukan gelombang panas yang membahayakan,” tegas pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika dalam keterangan resminya.

Dampak utama yang terasa oleh masyarakat meliputi peningkatan suhu udara pada siang hari di beberapa kawasan khatulistiwa serta fenomena bayangan benda tegak yang tampak menghilang sejenak pada tengah hari. Kondisi kelembapan udara juga mengalami fluktuasi sehingga memicu rasa gerah bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.

Guna mengantisipasi rasa kurang nyaman akibat terik matahari, BMKG menyarankan masyarakat untuk mencukupi asupan air putih harian serta menggunakan tabir surya (sunscreen) atau pelindung diri saat beraktivitas di luar rumah sepanjang pekan ini.***