banner 1280x160

Kabar Gembira Wargi Jabar! Berobat Makin Gampang, Pemprov Gandeng 86 Rumah Sakit untuk Pasien BPJS & Non-BPJS

Warga Jabar kini makin mudah mengakses layanan medis, baik menggunakan BPJS maupun non-BPJS (kelas 3), di 86 rumah sakit yang telah bekerja sama dengan Pemprov Jabar. Mari bersama wujudkan sistem kesehatan yang merata dan cepat tanggap! (Foto Ilustrasi AI)

BALIKBANDUNG.id – Ada kabar baik nih buat wargi Jawa Barat! Sekarang, urusan akses layanan kesehatan ke rumah sakit dijamin bakal makin gampang. Mau pengobatannya ditanggung BPJS Kesehatan ataupun yang non-BPJS, semuanya bisa dilayani berkat langkah solutif terbaru dari Pemprov Jabar.

Gak tanggung-tanggung, Pemprov Jabar sudah resmi menggandeng 86 rumah sakit! Rinciannya, ada 7 rumah sakit milik Pemprov Jabar dan 79 rumah sakit lainnya yang sepakat menjalin kerja sama. Jaringannya mencakup RSUD se-Jabar, rumah sakit pusat rujukan (baik di Jabar maupun Jakarta), sampai beberapa rumah sakit swasta.

Dengan kerja sama yang super luas ini, wargi Jabar gak perlu lagi pusing soal batas wilayah administrasi. Lagi di luar kota domisili tapi butuh perawatan medis? Tetap bisa dilayani dengan baik.

Menariknya lagi, buat pasien yang pengobatannya tidak ditanggung oleh BPJS atau asuransi jaminan kesehatan lainnya, kalian tetap bisa mendapatkan pelayanan medis dengan skema pembiayaan setingkat kelas 3. Benar-benar solusi buat warga yang lagi kepepet!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan pernyataan tegas terkait kebijakan ini. Menurutnya, pemerintah memang sudah semestinya turun tangan membantu rakyat yang sedang kesulitan.

“Negara harus hadir ketika rakyat mengalami kesusahan. Kita tidak boleh membiarkan rakyat kita dalam keadaan susah, sedangkan kita seolah-olah tidak tahu,” ujar pria yang akrab disapa KDM ini, Sabtu (10/10/2026).

Ubah Pola Penanganan: Jangan Nunggu Lapor Gubernur atau Viral!

Lebih lanjut, KDM menegaskan kalau kebijakan ini juga menjadi momentum untuk mengubah gaya kerja pemerintah daerah. Selama ini, banyak kasus warga sakit yang baru mendapatkan penanganan setelah lapor langsung ke gubernur. Pola seperti itu menurut KDM tidak mungkin diterapkan terus-menerus untuk melayani seluruh warga Jabar.

Makanya, Kang Dedi meminta seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk membangun sistem pemantauan yang lebih peka. Pemerintah daerah harus mampu menangkap keluhan warga sejak dini, termasuk sigap memantau informasi dari masyarakat luas dan media sosial. Dengan begitu, setiap masalah kesehatan di lapangan bisa langsung dieksekusi tanpa harus menunggu warga mencari perhatian langsung kepada gubernur.

Nah, buat wargi yang ingin tahu, berikut adalah daftar lengkap 86 rumah sakit yang sudah bekerja sama dengan Pemprov Jabar:

A. Rumah Sakit Pusat Rujukan dan Swasta:

  1. RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo

  2. RSPAD Gatot Soebroto

  3. RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita

  4. RS Anak dan Bunda Harapan Kita

  5. RS Kanker Dharmais

  6. RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso

  7. RS Mata Cicendo

  8. RS Jiwa Dr. H. Marzoeki Mahdi

  9. RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung

  10. RS Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo

  11. RS Paru Dr. H. A. Rotinsulu

  12. Santosa Hospital Bandung Central

  13. Santosa Hospital Bandung Kopo

  14. RS Khusus Ginjal Ny. R.A. Habibie

B. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD):

  1. RSUD Welas Asih Provinsi Jabar

  2. RSUD Pameungpeuk Provinsi Jabar

  3. RSUD Jampang Kulon Provinsi Jabar

  4. RS Jiwa Provinsi Jabar

  5. RSUD Kesehatan Kerja Provinsi Jabar

  6. RS Daerah Sidawangi Provinsi Jabar

  7. RSUD M. A. Sentot Patrol Provinsi Jabar

  8. RSUD Oto Iskandar Di Nata

  9. RSUD Cicalengka

  10. RSUD Majalaya

  11. RSUD Bedas Kertasari

  12. RSUD Bedas Tegalluar

  13. RSUD Bedas Arjasari

  14. RSUD Bedas Pacira

  15. RSUD Cililin

  16. RSUD Lembang

  17. RSUD Cikalongwetan

  18. RSUD Bedas Cimaung

  19. RSUD Kab. Bekasi

  20. RSUD Cabangbungin

  21. RSUD R. Moh. Noh Nur

  22. RSUD RH. Satibi

  23. RSUD Kab. Ciamis

  24. RSUD Kawali

  25. RSUD Sayang

  26. RSUD Cimacan

  27. RSUD Pagelaran

  28. RSUD Sindangbarang

  29. RSUD Waled

  30. RSUD Arjawinangun

  31. RSUD dr. Slamet Garut

  32. RSUD Bakti Pajajaran

  33. RSUD Malangbong

  34. RSUD Indramayu

  35. RSUD Mursid Ibnu Syafiuddin

  36. RSUD Karawang

  37. RSUD Jatisari Kab. Karawang

  38. RSUD Rengasdengklok

  39. RSUD Bandung Kiwari

  40. RSUD Kota Bandung

  41. RS Khusus Gigi & Mulut Kota Bandung

  42. RSUD Banjar

  43. RSUD Asih Husada Langensari

  44. RSUD dr. Chasbullah Abdulmadiid

  45. RSUD Jatisampurna

  46. RSUD Pondokgede

  47. RSUD Bantar Gebang

  48. RSUD Teluk Pucung

  49. RSUD Kota Bogor

  50. RSUD Cibabat

  51. RS Daerah Gunung Jati

  52. RSUD Khidmat Sehat Afiat Depok

  53. RSUD Anugerah Sehat Afiat

  54. RSUD R. Syamsudin, SH

  55. RSUD AlI-Mulk

  56. RSUD dr. Soekardjo

  57. RSUD Dewi Sartika

  58. RSUD 45 Kuningan

  59. RSUD Linggajati Kuningan

  60. RSUD Majalengka

  61. RSUD Cideres

  62. RSUD Talaga

  63. RSUD Pandega Pangandaran

  64. RSUD Bayu Asih

  65. RSUD Subang

  66. RSUD Sekarwangi

  67. RSUD Palabuhanratu

  68. RSUD Idham Chalid

  69. RSUD Sagaranten

  70. RSUD Umar Wirahadikusumah

  71. RSUD KHZ Musthafa Kab. Tasikmalaya

  72. RSUD Tani dan Nelayan Tasikmalaya

Semoga dengan adanya terobosan ini, wargi Jabar makin tenang dan terjamin kesehatannya ya! Tetap jaga kesehatan, wargi!*