banner 1280x160

Respons Ketua VPC Pasca Insiden Bobotoh Meninggal di Bogor

Aksi Viking Persib Club di Stadion. (Gani Kurniawan/Balikbandung.id)

Balikbandung.id – Ketua Viking Persib Club (VPC), Tobias Ginanjar, mengimbau seluruh elemen Bobotoh untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan berekses yang dapat memicu konflik baru pasca-meninggalnya Arief Rahman Kusuma (ARK) di Bogor.

Pendukung muda Persib Bandung berusia 16 tahun tersebut menghembuskan napas terakhir usai menyaksikan laga kontra Garudayaksa FC di Stadion Pakansari, Cibinong. Almarhum ditemukan meninggal dunia, terkapan di jalan raya Jakarta-Bogor.

Sikap tenang dan menahan diri menjadi langkah krusial demi memberi ruang bagi aparat kepolisian dalam mengusut tuntas penyebab pasti kematian korban.

BACA JUGA LUR: Bobotoh Berduka, Media Sosial Dipenuhi Ucapan Duka Mendalam

Tobias meminta komunitas suporter menyerahkan seluruh penanganan perkara kepada jajaran Polres Bogor yang tengah bekerja mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.

“Barudak tahan ya, jgn melakukan hal yg dpt memicu konflik baru. Kita sabar tunggu pernyataan resmi dr pihak kepolisian yg td info insyaAllah secepatnya akan melakukan rilis,” ujar Tobias Ginanjar dalam akun X nya.

Jajaran kepolisian saat ini masih mendalami kronologi insiden yang merenggut nyawa pelajar kelas satu SMA asal Kabupaten Bogor tersebut.

BACA JUGA LUR: Kebakaran Gunung Ciremai Relatif Padam dalam Dua Hari, 30 Hektare Lahan Terdampak

Selain meminta ketertiban anggota di lapangan, Tobias mengajak seluruh keluarga besar Maung Bandung untuk memanjatkan doa terbaik bagi almarhum dan keluarga yang ditinggalkan.

Kepergian almarhum Arief meninggalkan duka mendalam bagi jagat sepak bola tanah air, khususnya kelompok suporter Pangeran Biru.

“Untuk Alm Arief Rahman Kusuma kita doakan semoga husnul khotimah dan diampuni segala dosanya oleh Allah SWT,” kata Tobias mengakhiri imbauannya.***