BALIKBANDUNG.id – YBM BRILiaN Region 9 Bandung menggelar khitanan massal bagi 25 anak dari keluarga mustahik di SMK Al-Hadi, Jalan Pesantren Nomor 127, Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari kepedulian BRI terhadap masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan. Pelaksanaannya dilakukan melalui kolaborasi dengan Yayasan Pendidikan Haji Dull Hadi.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 06.45 WIB dengan pemeriksaan kesehatan atau screening untuk memastikan kondisi peserta sebelum menjalani khitan. Setelah proses khitanan selesai, para peserta juga menerima santunan tunai dan bingkisan perlengkapan sekolah.
Ketua YBM BRILiaN Region 9 Bandung, Muhammad Irfan Abdullah, mengatakan program tersebut menjadi salah satu bentuk penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah dari para pekerja BRI agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, kegiatan khitanan massal tidak hanya memberikan akses layanan kesehatan, tetapi juga membantu anak-anak dari keluarga mustahik menjalankan kewajiban agama dengan aman dan nyaman.
“Melalui dana zakat, infak, dan sedekah dari seluruh pekerja BRI yang dikelola oleh YBM BRILiaN, kami berikhtiar untuk senantiasa hadir dan memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Irfan.
Ia menambahkan, kerja sama dengan Yayasan Pendidikan Haji Dull Hadi menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan program sosial melalui sinergi dengan berbagai elemen masyarakat.

Irfan berharap santunan dan bingkisan yang diberikan dapat membantu meringankan beban orang tua sekaligus memotivasi anak-anak untuk terus tumbuh sehat, cerdas, dan optimistis dalam meraih cita-cita.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12.00 WIB tersebut berjalan lancar. Para orang tua turut mendampingi anak-anak mereka selama proses khitanan hingga penyerahan bantuan.
Melalui berbagai program penyaluran zakat, baik yang bersifat produktif maupun karitatif, YBM BRILiaN Region 9 Bandung berupaya mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di Jawa Barat.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah secara berkelanjutan.*







